Informasi Berita Terupdate Hari Ini - BeritaGoogle.com

Informasi Berita Terupdate Hari Ini - BeritaGoogle.com

Fakta Ramalan Roy Kiyoshi Terjadi di Perairan Danau Toba, Simak Videonya!


BeritaGoogle.com - Video tersebut diunggahnya pada Januri 2018.

Dalam video, ia menyebut bakalan ada peristiwa besar di perairan.

Penglihatannya, tubuh manusia berserakan dihantam gelombang air.

Jasadnya akan lama ditemukan, sehingga aroma busuk menyengat akan keluar dari air.

Roy berbicara tentang peristiwa di perairan tersebut pada menit ke 3.

Berikut cuplikan videonya:

Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

Kritik Ketua PNT Danau Toba: Pengusaha Kapal Sesukanya Naikkan Penumpang! Pemda tak Peduli


BeritaGoogle.com - Over kapasitas diduga kuat jadi penyebab karamnya Kapal Motor Sinar Bangun di perairan Danau Toba.

Pemerintah daerah diangap abai, tidak pernah melakukan razia atau pun inspeksi mendadak.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua DPD Persatuan Nelayan Tradisional (PNT) Danau Toba, Karmel Sitanggang, Kamis (21/6/2018).

Karmel mengungkapkan sebelum libur Lebaran, pihaknya sudah mendesak polisi dan Dinas Perhubungan Kabupaten Simalungun untuk melakukan razia. Namun, tidak ada respon dari pihak polisi mau pun pemerintah.

"Sebelumnya udah kami ajak mereka untuk sidak atau razia. Karena, kami lihat selama ini pemilik kapal atau pengusaha kapal sesukanya menaikkan penumpang. Tapi itulah, malas mereka,"katanya.

Karmel menjelaskan sejak berdirinya PNT Danau Toba tahun 2016 belum ada sekalipun pihak Pemerintah Kabupaten Simalungun melakukan razia.

Karmel yang memiliki anggota 140 nelayan ini mengungkapkan kejadian over kapasitas ini sudah berlarut-larut. Bahkan, hal yang sudah bisa terjadinya over kapasitas.

Selain itu, ia juga mengungkapkan sering adanya kutipan yang dilakukan untuk parkir di dalam pelabuhan.

"Soal kutipan pun sudah pernah kami bilang. Tapi, juga tak ada respons. Memang mereka malas. Kalau sudah kejadian seperti ini kesibukanlah semua,"pungkasnya.

Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

Hari+4, Denjaka Diturunkan, Terungkap Kedalaman Titik KM Sinar Bangun Karam 490 Meter


BeritaGoogle.com - Pencarian korban Kapal KM Sinar Bangun yang tenggelam pada Senin (18/6/2018) terus diupayakan. Hari ini Kamis (21/6/2018) sudah memasuki hari ke 4 pencarian korban. Terakhir tim evakuasi hanya menemukan tiga jenazah korban pada Rabu (20/6/2018) kemarin.

Kepala Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan Medan, Budiawan yang berperan sebagai SAR Mission Coordinator mengatakan Tim SAR sudah menurunkan penyelam ke tempat kejadian karamnya kapal tidak bermanifest tersebut.


Sebanyak 10 perahu karet, tiga Kapal Basarnas dan tiga kapal Polisi Air juga disebar ke seputar lokasi karamnya kapal.

Namun hingga kini, belum juga mendapatkan hasil yang signifikan terhadap korban KM Sinar Bangun yang hilang.

"Untuk pencarian kita lakukan ke arah timur laut selatan. Karena banyak korban ditemukan dari arah sana," kata Budiawan, Kamis (21/6/2018)

"Pencarian juga akan diperluas hingga radius 6 Km dari lokasi karamnya kapal. Tim akan menyelam di seputaran kawasan itu. Di lain sisi tim juga mengalami kesulitan karena kedalaman air. Info yang didapat, kedalaman air mencapai 490 meter," ungkapnya.

Lebih lanjut, Budiawan menjelaskan bahwa informasi terbaru TNI AL akan mendatangkan alat yang lebih canggih yang disebut bisa mencapai kedalaman 600 meter. Alat tersebut juga punya akurasi yang tinggi untuk menentukan posisi kapal.

"Kita dapat informasi, pasukan khusus Detasemen Jalamangkara (Denjaka) atau Detasemen penanggulangan teror aspek laut TNI AL, yang didalamnya terdiri dari personel Kopaska dan Taifib Marinir TNI AL yang diseleksi ketat dan punya kemampuan khusus, akan diturunkan dari Jakarta, untuk membantu proses evakuasi," pungkas Budiawan.


Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

Detik-detik Badai Dahsyat Danau Toba Sehari setelah Ikan Mas Raksasa 14 Kg Ditangkap, Ini Videonya


BeritaGoogle.com - Tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun, Senin (18/6/2018) sekitar pukul 17.15 WIB yang menewaskan seratusan penumpang menimbulkan tanda tanya dan misteri yang belum terjawab.

Hingga Rabu (20/6/2018) jumlah mayat yang ditemukan baru empat. Padahal tim SAR sudah menurunkan tim elite Marinir dan peralatan canggih.

Hingga Rabu siang jumlah korban hilang di Posko Penanggulangan KM Sinar Bangun sudah mencapai 194 orang.

Bahkan lokasi kapal tenggelam pun belum ditemukan. Sebelumnya pihak SAR memperkirakan mayat korban terperangkap dalam kapal yang karam.

Seorang budayawan muda Batak, Rismon Raja Mangatur Sirait percaya bahwa badai besar dan tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun terkait dengan penangkapan ikan mas raksasa oleh masyarakat sekitar Danau Toba sehari sebelumnya.

Tulisan Sirait tentang kaitan ikan mas raksasa dan kecelakaan kapal di akun Facebook-nya itu viral  dan dibagikan ribuan kali sejak dimuat Rabu (20/6/2018) siang.



Menurut Sirait, Minggu (17/6/2018) sekitar pukul 16.30, seorang pemancing di Tao Silalahi, Desa Paropo, Kecamatan Silahi Sabungan, Kabupaten Dairi, mendapatkan ikan mas seberat 14 Kg.

Hasil pancingan ini cukup menghebohkan warga sekitar karena ukurannya yang luar biasa.

Sirait bahkan menyatakan bahwa ikan itu adalah ikan mas terbesar yang pernah didapat di Danau Toba dalam kurun waktu 20 tahun terakhir.

“Bicara hal mistis, percaya atau tidak percaya, semua kembali ke pribadi masing-masing,” tulisnya.

“Menurut cerita disana, para pemancing tidak mengindahkan larangan dan saran orang tua agar ikan mas ini dilepas kembali ke Danau Toba,” tulis Sirait.

ikan mas raksasa
ikan mas raksasa (facebook)
Sirait mengatakan, dengan bangganya para pemancing tidak mengindahkan saran orang tua disana dan langsung membawa ikan mas ini ke rumah untuk dimasak dan dimakan.

Sehari kemudian, Senin (18/6/2018) sekitar pukul 16.30 WIB, sambung Sirait, terjadilah angin puting beliung di atas Danau Toba tepat di Tao Silalahi Paropo, hingga menimbulkan ombak besar.

Badai ini hanya sekitar 45 menit sebelum KM Sinar Bangun yang berangkat dari Simanindo, tenggelam di perairan sebelum Tigaras, Simalungun.

Memang kapal maut yang dinakhodai Tua Sagala ini over kapasitas penumpang dan motor.

Menurut warga di pinggiran Danau Toba, sebelumnya tidak pernah terlihat ombak setinggi 3-4 meter dan ketebalan ombak 2 meter seperti yang terjadi pada sore itu.

Badai besar yang terjadi ini sempat direkam tamu atau pengunjung Debang Resort di Paropo.

Dalam video ini perekam badai dan teman kaget kekuatan badai yang menurutnya sudah seperti badai di laut.

Angin memutar air danau hingga menimbulkan lingkaran besar di air danau.

Kekuatan angin menggoncang mobil yang diparkir.

Lepas dari pembahasan masalah mistis, Sirait juga menambahkan bahwa zona lintasan kapal KM Sinar Bangun yang kecelakaan di Danau Toba Senin lalu adalah zona berbahaya yang dilintasi bila besar ombak tidak seperti biasanya.

Saat dihubungi Tribun Medan, Sirait menyadari bahwa tulisannya yang menghubungkan kejadian tenggelamnya Kapal Motor Sinar Bangun terkait dengan penangkapan ikan mas raksasa menuai kontroversi.

“Itu hak orang tidak setuju dengan saya. Saya tidak paksakan percaya. Tapi saya bicara dari kearifan lokal dan spiritual,” katanya.

Foto Rismon Sirait.

Sirait yang menyebut diri sebagai Guru Spiritual Danau Toba menuturkan bahwa dirinya percaya penangkapan ikan mas berbuah malapetaka karena dirinya telah menjalankan ritual di Danau Toba.

“Saya percaya karena saya semalam sudah melakukan parsantabian penghormatan ke penghuni dan penjaga Danau Toba, Sitolu sadalanan, yaitu Sibiding Laut, Siboru Pareme, dan Namboru Naiambaton.”

“Semalam pukul 11 di TKP (tempat kejadian) saya sudah sampaikan napuran pitu atup,” ujarnya.

Napuran pitu atup adalah daun sirih tujuh lapis dengan telor ayam kampung tiga buah yang dibarengi dengan pembakaran dupa serta kemenyan.

Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

Ditegur untuk Antre di Gerbang Tol, Pria Ini Malah Marah-marah, Videonya Viral

BeritaGoogle.com - Video seorang pria marah-marah diduga usai tak mau antri di gerbang tol viral di media sosial.

Video yang awalnya beredar di WhatsApp tersebut diunggah kembali oleh akun Facebook Akang Betrand Jilid II di group Motuba, Minggu (17/6/2018).

Dalam keterangan unggahan tersebut, Novi Megayanto baru saja mengalami kejadian yang tidak menyenangkan.

Peristiwa itu dialaminya baru-baru ini sekitar pukul 20.30 WIB di gerbang tol Becakayu.

Mobilnya berada di posisi gerbang tol paling kiri menuju jalur arteri Kalimalang.

Saat itu mobil satu-persatu keluar.

Baca: Ibu Muda Melahirkan di Mal, Pemuda yang Pegangi Kepalanya Heran: Enggak Menjerit Sama Sekali

"Di barisan kedua sebelah saya mobil Honda Fred sudah masuk, dan di saat saya mau masuk tiba-tiba disodok oleh kendaraan Suzuki Ertiga," tulisnya.

Hingga mengakibatkan spion mobilnya mentong dengan spion mobil Ertiga.

Dia pun lantas membuka kaca dan berniat memberi tahu pengendara tersebut untuk lebih sabar dan antri, tetapi pengendara itu justru menyuruhnya berhenti di pom bensin yang lokasinya setelah gerbang tol.

Sampai di pom bensin, pengendara yang tidak terima itu langsung marah-marah.

Pria yang berkaos putih menggedor kaca mobilnya berkali-kali dan memintanya turun.

Istri pengendara itu juga ikut marah-marah.

Selain itu, Novi mengatakan, pengendara itu juga membawa kunci roda di kantong belakangnya.

Dalam video tersebut, korban juga menyebut akan melapor ke polisi.

Video tersebut viral dan telah menyedot perhatian netizen, banyak yang merasa geram.

Andrea Van: Maklum gan bapaknya gak dapet THR jadinya kaya gitu.

Oky Pancen Hoki: Viralkan bentr lagi juga bikin video pasang muka melas dan minta maaf, kalau nggak bawa ke jalur hukum kena pasal perbuatan tidak menyenangkan dan mengancam keselamatan, kelar tuh orang.

Sebut Saja Ribut: kalau udah viral gini tinggal nunggu postingan permintan maaf dari pelaku.

Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

Dokter Burhan Asal Medan Tewas Tertimpa Mobil Jatuh dari Feri di Italia, Istri Terluka Parah


BeritaGoogle.com - Seorang dokter asal Medan tewas akibat kecelakaan  di kapal feri yang berangkat dari Napoli menuju Palermo, Italia, Minggu (17/6/2018).

Dilansir dari quotidiano.net,  sebuah mobil yang dimuat di feri "Gnv Atlas" jatuh dari jembatan dan menimpa dua orang yang ada di bawahnya, yaitu dokter Burhan dan istrinya.

Dokter Burhan, 79 tahun, meninggal di tempat, sementara istrinya, yang terluka parah, diselamatkan dan dipindahkan ke rumah sakit Cardarelli.

Saat ini istri dr Burhan, sudah diintubasi dan harus dioperasikan karena polytrauma (multiple traumatic injury).

Tindakan intubasi endotrakeal merupakan tindakan medis berupa memasukan tabung endotrakeal melalui mulut atau hidung untuk menghubungkan udara luar dengan kedua paru.

Insiden itu segera memicu kepanikan di atas kapal feri yang penuh sesak.

Ketika kecelakaan itu terjadi, area pelabuhan sangat ramai karena acara "Porto Aperto" sedang berlangsung.

Akibat kecelakaan fatal itu acara segera ditangguhkan dan pertunjukan band dibatalkan.

Presiden Otoritas Pelabuhan Laut Tyrrhenian Tengah, Pietro Spirito, menyatakan turut bersimpati kepada korban.

Kapal GNV saat ini tetap sandar di pelabuhan Naples untuk penyelidikan yang sudah dilakukan oleh otoritas maritim setempat.

"Perusahaan akan kooperatif dengan otoritas setempat dan menyampaikan belasungkawa kepada anggota keluarga dari penumpang yang menjadi korban dan menjamin dukungan penuh kepada anggota keluarga," tulis GNV dalam pernyataan resminya. (*)

Artikel ini telah tayang di tribun-medan.com dengan judul Dokter Burhan Asal Medan Tewas Tertimpa Mobil Jatuh dari Feri di Italia, Istri Terluka Parah, http://medan.tribunnews.com/2018/06/18/dokter-burhan-asal-medan-tewas-tertimpa-mobil-jatuh-dari-feri-di-italia-istri-terluka-parah.

Editor: Liston Damanik

Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

MENGEJUTKAN! Terungkap Motif Pria Pembunuh Rika Karina, hingga Pelaku Ditembak


BeritaGoogle.com - Polisi mengungkap pelaku pembunuhan Rika Karina, yang mayatnya dikemas dalam kardus. 

Ternyata, pria yang ditangkap tersebut yakni, Hendri alias Ahen (31) warga Jalan Platina Perumahan Ivory, Kecamatan Medan Deli Kelurahan Titi Papan.   


Kanit II Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut Kompol Hendra Eko Triyulianto mengatakan, berdasarkan hasil lidik dari lapangan ada saksi yang melihat pelaku keluar dari Komplek perumahan tempat tinggalnya dengan mengendarai kendaraan yang bukan miliknya sambil membawa kotak kardus di belakangan jok motornya.

"Kami (polisi) setelah mendapat informasi tersebut dan disesuaikan dengan CCTV yang ditemukan di lapangan, bahwa ciri-ciri pelaku sesuai dengan pelaku yang kami amankan.

Kemudian tim gabungan dari Jatanras Poldasu, Jatanras Polrestabes Medan dan Unit Reskrim Polsek Medan Barat melakukan penggerebekan di kediaman pelaku," ujarnya, Kamis (7/6/2018).

Dari hasil introgasi, tersangka mengakui perbuatannya. Polisi kemudian melakukan pencarian barang bukti yang dibuang oleh pelaku di sekitar tempat kejadian perkara.

Namun di tengah pencarian, polisi melumpuhkan kaki sebelah kanan karena melawan. Tersangka kini dibawa ke RS Bhayangkara, untuk mendapatkan perawatan.

Mengenai kronoligi pembunuhan, dikatakan, saat itu, korban datang ke rumah pelaku  di Jalan Platina Perumahan Ivory nomor 1 M. Kecamatan Medan Deli Kelurahan Titi Papan.     

Di rumah tersebut, terjadi cekcok mulut yang diduga disebabkan perjanjian jual beli kosmetik.

"Jadi pelaku geram karena barang pesanan kosmetik yang dipesan kepada korban tak kunjung tiba. Sementara korban sampai saat ini belum memberikan barang kosmetik yang sudah di beli dan di bayar oleh pelaku sebesar Rp 4, 2 ribu pembayaran tersebut di lakukan sekitar tanggal 31 Mei 2018 di Milenium Plaza (tempat korban bekerja)," tambahnya.

Kompol Hendra Eko Triyulianto menjelaskan kembali, setelah terjadi cekcok mulut kemudian Hendri menganiaya korban dengan membenturkan kepala korban ke dinding tembok rumah dan menikam leher korban dengan menggunakan pisau lalu menyayat pergelangan tangan korban sehingga korban meninggal dunia. Kemudian Hendri memasukan jasad korban kedalam sejenis koper jenis kain, kemudian dibungkus kardus dilakban. 

"Pelaku kemudian membawa bungkusan tersebut dengan menggunakan sepeda motor korban ke arah TKP di mana ditemukan sepeda motor dan jasad korban dan meninggalkan sepeda motor beserta bungkusan kardus yang berisi jasad korban. Hendri meninggalkan sepeda motor dan mayat dengan cara berjalan kaki ke arah jalan karya dan melemparkan helm korban ke pekarangan kosong milik warga seputran tempat kejadian perkara (TKP).

"Jadi pelaku ini meninggalkan sepeda motornya kemudian menyetop becak dan ia pulang ke rumahnya. Sekitar pukul 05.00 WIB, Hendri membawa bungkusan plastik hitam yang berisi baju, sandal lalu membuangnya ke Sungai Deli," kata Kompol Hendra Eko Triyulianto

Pelaku berhasil diamankan di Jalan Platina Perumahan Ivory sekitar pukul 03.00 WIB.

Dari tangan pelaku, polisi berhasil amankan satu bilah pisau dengan gagang warna hijau, satu potong celana jeans pendek warna biru, satu buah jaket warna hitam, dua unit HP merk samsung dan Coolpad dan ang senilai Rp 2,7 juta.

Pembunuh Rika Karina 'Huang Lisya' Diciduk, 6 Fakta Terungkap

Polisi menguak kasus penemuan mayat perempuan, yang tubuhnya terlipat dalam kardus di atas motor.

Sempat menyisakan misteri, polisi akhirnya menangkap seorang pelaku, yang diduga kuat membunuh wanita yang diketahui bernama Rika Karina tersebut. 

Seperti diketahui, saat ditemukan, kardus berada di atas motor Honda Scoopy yang terarkir di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, tepatnya di samping Gereja HKBP Ampera, Sei Agul, Medan.

 Tubuh korban sudah penuh luka.
Jasadnya dibalut plastik, tas dan dilakban. 

Di bagian leher dan tangannya juga terdapat luka, diduga akibat senjata tajam.

"Sabar ya, masih dalam proses," ujar Kapolsek Medan Barat Kompol Rudi Silaen, tadi pagi. 

Pelaku masih menjalani pemeriksaan untuk mengetahui apa motif di balik pembunuhan wanita yang bekerja di gerai alat kosmetik Millenium Plaza tersebut.

Pelaku pembunuhan terhadap Rika Karina, yang  jasadnya dilipat dalam kardus, akhirnya ditangkap, Kamis (7/6/2018).

Jasad Rika telah  disemayamkan di tempat pemakaman umum Medan Perjuangan pada Rabu (6/6/2018) sekitar pukul 18.00 WIB. 

Tak butuh waktu lama, pelaku pembunuhan terhadap Rika berhasil diciduk polisi.

Kapolsek membenarkan, jajarannya telah menangkap pelaku.

"Iya benar pelaku sudah kami amankan. Sebentar ya kami masih lakukan interogasi data diri dan motifnya," ujarnya melalui jaringan telepon seluler, Kamis (7/6/2018).

Menurut keterangan polisi, hingga kini polisi masih mendalami  terkait motif pelaku. 

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan bahwa ada dugaan wanita ini merupakan korban pembunuhan.

"Dugaan kita sementara mayat ini korban pembunuhan. Karena di leher korban ada luka tusukan benda tajam serta di tangan kiri mengalami luka cobel seperti akibat benda tajam," terangnya seperti dikutip dari Tribun Medan.

Belakangan diketahui bahwa korban bernama Rika Karina alias Huang Lisya (21). 

Ada sejumlah kejanggalan dalam kasus Rika, simak penuturannya di bawah ini :

1. Ngajak kenalan

Rekan kerja Rika, Indri menjelaskan bahwa tadi pagi datang polisi setelah datang dan minta keterangan dari temen-temen korban disini, polisi juga melakukan pengecekan terhadap kamera Closed-Circuit Television (CCTV) parkiran, tapi entah mengapa rupanya CCTV-nya mati.

Rika Karina
Rika Karina ()
"Polisi itu bilang dua hari yang lalu di parkiran, korban ada kenal cowok dan minta nomor WhatsApp dikasihnya. Jadi polisi tadi mau lihat CCTV, bagaimana wajah si cowok itu, tapi rupanya CCTVnya mati," ujar Indri.

"Yang jelas kasihan aku lihatnya, dia meninggal seperti itu. Orangnya pendiam masih anak-anak, apalagi mau lebaran bentar lagi," pungkas Indri.

2. Motor dalam kondisi menyala

Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh dilipat dan dimasukkan dalam kardus diletakan di atas kereta Honda Scoopy dengan pelat nomor BK 5875 ABM yang terparkir di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, tepatnya di samping gereja HKBP Ampera, Sei Agul.

Kendaraan itu diduga ditinggalkan pengemudinya dalam keadaan mesin mati namun lampunya tetap menyala.

Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian. Saat kardus sedikit dibuka, terlihat bentuk tangan dan kaki manusia. 

Ternyata isinya tubuh perempuan berlumur darah yang dibalut plastik, tas, den dilakban. Pada bagian leher dan tangannya ada luka yang diduga akibat benda tajam

3. Motor milik sepupu

Robi (31) warga Delitua yang merupakan sepupu korban Rika Karina (21) alias Huang Lisya mengatakan bahwa saat kejadian, korban membawa sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi BK 5875 ABM, yang merupakan milik Toni yang tidak lain adalah sepupu korban.

"Polisi sempat datang ke rumah dan menanyakan apakah benar ini STNK atas nama Toni," kata Robi menirukan mertuanya bernama Faisal.

Pak Faisal sempat bertanya pada Toni, apakah benar STNK kendaraan itu miliknya.

Toni pun mengiyakan dan mengatakan bahwa kendaraan memang dibawa oleh Rika Karina alias Huang Lisya untuk bekerja di tempatnya bekerja di salah satu gerai Kosmetik di Plaza Millenium.

4. HP Sempat aktif

"HP Rika sempat ditelepon dan aktif, tapi saat dihubungi kedua kalinya, HP Rika sudah tidak aktif," kata Robi di RS Bhayangkara Medan, Rabu (6/6/2018).

Saat itu Polisi memberitahukan wanita yang membawa kendaraan tersebut telah meninggal dunia, sambil menunjukkan foto Rika apakah benar korban merupakan yang dimaksud.

"Kami dikasih kabar sekitar jam 04.00 WIB saat polisi ke rumah. Baru paginya jam 07.00 WIB jumpai di RS Bhayangkara Medan," urai Robi.

Terkait apakah pelaku pembunuh Rika sudah dapat atau belum, Robi mengatakan belum mendapat kabar lebih jauh, apakah pelaku sudah ditemukan atau belum.

5. Siapa Pacar Rika ?

Robi (31) warga Delitua yang merupakan sepupu korban Rika Karina (21) alias Huang Lisya mengatakan

Terkait apakah pelaku pembunuh Rika sudah dapat atau belum, Robi mengatakan belum mendapat kabar lebih jauh, apakah pelaku sudah ditemukan atau belum.

"Tapi dicurigai orang dekatnya yang membunuh, mungkin pacarnya," ujar Robi.

Lebih lanjut, Robi menjelaskan bahwa Rika tidak pernah bercerita sudah mempunyai pacar atau tidak karena dia tidak pernah membawa pacar main-main kerumah.

Ibunda Rika, Sarinah mengungkapkan anaknya tersebut adalah sosok yang baik.

''Walaupun kemarin bulan April, dia bilang sama saya mau dilamar pacarnya orang Padang. Tapi, kubilang, 'ya sudah baik-baik ya' itu kubilang sama dia," ucapnya dengan mengeluarkan air mata.

6. Status Terakhir

Di akun Facebook-nya, Rika sempat mengunggah foto-foto bersama adiknya.

Selain itu, ia juga sempat menuliskan status yang cukup panjang.

Dalam statusnya itu, ia seperti marah pada seseorang.

Di status itu ia bercerita kalau ia tak terima karena tak punya kekasih.

"Si kawan cakap nya....
Kok gak punya cowok kau Rika???
Gak laku kau ya...

Astaga...
Thu, mulut ular atau mulut buaya sich
Ngomong nya gak bisa di rem dikit..

Asal tau aja ya...bukan nya aku gak laku laku..
Tapi gak sempat aku mau pacaran lagi..
Kau pikir aku hidup makan doank..
Aku kerja woy...gak sempat aku mikirin cowok...
Siang malam aku nyarik uang...

Emang nya kau punya banyak cow tapi pada gak ada yg beres..."

Sumber : http://medan.tribunnews.com/

Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

Akhirnya Pembunuh Sadis Rika Mayat dalam Kardus Diamankan Polisi


BeritaGoogle.com - Rika, mayat di dalam kardus diduga mati dibunuh kemudian jasadnya dimasukkan ke dalam kardus dan diikat diatas sepeda motornya di Jalan Kamis (7/6/2018).

Jasad Rika kemudian disemayamkan di tempat pemakaman umum Medan Perjuangan pada Rabu (6/6/2018) sekitar pukul 18.00 WIB.

Tak butuh waktu lama, pelaku pembunuhan terhadap Rika berhasil diamankan.


Tribun Medan mencoba mengkonfirmasi terkait kabar tersebut kepada Kapolsek Medan Barat Kompol Rudi Silaen membenarkan hal tersebut.

"Iya benar pelaku sudah kami amankan. Sebentar ya kami masih lakukan interogasi data diri dan motifnya," ujarnya melalui jaringan telepon seluler, Kamis (7/6/2018).

Menurut keterangan polisi yang berhasil diamankan, hingga kini polisi masih melakukan penyelidikan terkait motif pelaku.

Kardus di atas sepeda motor tak bertuan itu membuat warga sarat dengan kecurigaan. Alih-alih mendekat dan membukanya, warga dan kepala lingkungan melaporkannya pada polisi. Langkah yang tepat.Kepolisian masih berjibaku mengungkap kasus penemuan mayat dalam kardus, yang belakangan diketahui identitasnya Rika Karina.

Tubuh koran terbungkus dalam kardus rapi, ditemukan di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat.

Berikut sejumlah fakta yang sudah terungkap dan komentar kepolisian atas kasus pembunuhan wanita cantik ini:

1. Korban 'anak yang tertutup' dan jarang di rumah

Ayah korban, Muhammad Sahuri, mengakui anaknya sosok yang tertutup dan jarang datang ke rumah.

"Memang dia agak tertutup orangnya. Terakhir kami jumpa Jumat (27/4/2018). Kemarin itu, saya ngantar dia ke Amplas untuk berangkat kerja. Setelah itu, dia naik angkot ke tempat kerjanya. Setelah itu, enggak pernah jumpa lagi, komunikasi pun jarang," katanya saat ditemui di kediamannya di Jalan Tangguk Bongkar, Gang Ikhlas, Mandala, Medan Denai, Kota Medan.

Ibunda Rika, Sarinah mengungkapkan anaknya tersebut adalah sosok yang baik.

Saat kardus dibuka, kecurigaan berganti menjadi situasi horror nan mencekam. Kardus itu berisikan mayat perempuan. Sungguh mengerikan. Belakangan diketahui perempuan muda itu bernama Rika Karina.

'Walaupun kemarin bulan April, dia bilang sama saya mau dilamar pacarnya orang Padang. Tapi, kubilang, 'ya sudah baik-baik ya' itu kubilang sama dia," ucapnya dengan mengeluarkan air mata.

Sarinah ibu Rika Karina tak kuasa menahan tangis, dia terlihat lemas tahu anak keduanya telah pergi untuk selamanya.

2. Gak terbuka soal Pacar

Wanita yang berjilbab warna abu-abu tersebut, bahwa anaknya tersebut akan pulang ke rumah saat malam takbiran nanti.

"Setelah itu, katanya sama ku, 'Mak, aku pulang nanti, lebaran pada malam takbiran'. Ya sudah, 'Rika sudah makan belum' gitu kubilang sama dia," ucapnya.

Setelah berkomunikasi pada bulan April kemarin, Sarinah dan Sahuri tidak pernah lagi komunikasi dengan anaknya tersebut.

"Setelah itulah, enggak ada komunikasi lagi. Memang anakku ini, agak tertutup, apalagi soal hubungannya sama orang lain. Agak pendiam orangnya. Saya berharap sekali. Dia anak yang baik. Walaupun kami jarang komunikasi akhir-akhir ini. Apalagi masalah pacar agak tertutup,"

Sembari menangis, Sarinah pun tidak memiliki pertanda bahwa anaknya tersebut sudah meninggal dengan kondisi mengenaskan. Orangtuanya korban berharap agar polisi segera menemukan pelaku pembunuhan tersebut.

3. Warga merinding saat kardus dibuka

Penemuan kardus berisi membuat warga yang melihat merinding dan terkejut. Darwis, penjual martabak ketiga itu melihat kardus popok bayi teronggok begitu saja di jalan tanpa pemilik, di Jalan Karya Medan, Rabu (6/6/2018) dini hari.

Kardus  di atas sepeda motor Honda Scoopy BK 5875 ABM dalam kondisi mesin mati dan lampu tetap menyala tanpa pengendara.

4. Polisi akan lakukan Autopsi

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan setelah sebagian kardus terbuka, polisi melihat adanya bentuk tangan dan kaki dari manusia yang seperti terlipat.

Saat bungkusan tas dibuka, kondisi mayat wanita tanpa identitas, mengenakan tank top berwarna hitam dan celana dalam berwarna merah maroon.

"Polisi langsung membawa mayat ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan autopsi," kata Tatan, Rabu (6/6/2018).

"Dugaan kita sementara mayat ini korban pembunuhan. Karena di leher korban ada luka tusukan benda tajam serta di tangan kiri mengalami luka cobel seperti akibat benda tajam," sambungnya.

5. Korban kerja di gerai kosmetik Millenium

Seorang teman korban, Indri Anggraini (21) yang sehari-harinya bekerja sebagai sales produk elektronik di Plaza Millenium mengatakan bahwa telah kenal korban selama setahun terakhir.

Ia menuturkan gerai kosmetik tempat Rika sempat buka Rabu pagi . Terus tutup lagi pada jam 10.30 WIB. Karena temannya yang jaga harus dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

"Korban itu pendiam kali orangnya, bisa dibilang sangat menutup diri. Soalnya asal baru datang biasanya langsung bersihkan steling Kosmetik, terus dia duduk ditempat jualan sambil dengerin musik pake headset," kata Indri, Rabu (6/6/2018)

Ia menambahkan bahwa Rika nggak pernah aneh-aneh. Biasa dia pulang jam 22.30 setelah beresin dan menutup steling toko menggunakan kain

"Pokoknya selama aku kenal dia, jarang sekali aku lihat dia banyak ngomong. Paling dia aku lihat mau ngomong sama customer yang beli nanya harga aja," sambungnya.

6. Polisi cek rekaman CCTV

Indri mengaku sangat terkejut waktu mendengar bahwa Rika meninggal dunia. Karena kemarin terakhir jumpa Rika, bulan 12 sebelum pindah lokasi kerja. Akhirnya pas hari ini balik kerja lagi di Millenium malah dengar kabar Rika sudah meninggal.

Lebih lanjut, Indri menjelaskan bahwa tadi pagi datang polisi setelah datang dan minta keterangan dari temen-temen korban disini, polisi juga melakukan pengecekan terhadap kamera Closed-Circuit Television (CCTV) parkiran, tapi entah mengapa rupanya CCTV-nya mati.

"Polisi itu bilang dua hari yang lalu diparkiran, korban ada kenal cowok dan minta nomor WhatsApp di kasihnya. Jadi polisi tadi mau lihat CCTV, bagaimana wajah si cowok itu, tapi rupanya CCTVnya mati," ujar Indri.

"Yang jelas kasihan aku lihatnya, dia meninggal seperti itu. Orangnya pendiam masih anak-anak, apalagi mau lebaran bentar lagi," pungkas Indri.

Seorang pekerja elektronik SM, mengatakan pernah menjumpai korban sekitar tiga bulan yang lalu.

"Jadi saya pernah membeli shampo NR dan berjumpa dengan korban. Saya waktu itu nanya shampo ada dua macam untuk rambut memperbaiki kerontokan lalu dia (Rika) ngasih rekomendasi shampo dan conditioner merek NR," ujarnya saat ditemui Tribun Medan di Plaza Millenium.

Kalau sosoknya, lanjut SM, pendiam, tidak banyak cakap ke sana ke sini.

7. Rika seorang keturunan Tionghoa muslim

Rika merupakan seorang Tionghoa muslim di Medan, nama china-nya Huang Lisa. Tampak dalam beberapa fotonya mengenakan hijab dalam bekerja. Menurut informasi ayahnya seorang mualaf.

Siapa mengira gadis cantik  itu sekarang sudah pergi dibunuh dengan cara yang cukup keji. Entah apa kesalahan Rika hingga berakhir dengan cara yang cukup menyedihkan.

Namun pastinya hingga kini pembunuhnya saat ini masih berkeliaran dengan bebas usai meninggalkan jasad Rika teronggok begitu saja dalam kotak kardus. Polisi masih  mendalami kasus pembunuhan sadis, yang menggemparkan warga Medan ini.

Sumber : http://medan.tribunnews.com/

Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

VIDEO : Awalnya Gadis Ini Sangat Ketakutan Melihat Anjing Hitam Milik Tetangganya, Namun Siapa Sangka Akhirnya Mereka Malah Mempunyai Kisah yang Sungguh Mengoyak Hati


BeritaGoogle.com - Banyak yang bilang, anjing adalah salah satu hewan paling setia dan selalu menemani pemiliknya bagaimanapun kondisi sang pemilik. Ketika hewan peliharaan sudah nyaman dan percaya kepada pemiliknya, dia akan bertaruh nyawa untuk melindungi orang yang mengasihinya itu. Seperti kejadian yang dirangkum dalam video ini.

Gadis ini mempunyai cerita mengharukan dengan seekor anjing hitam yang memang terlihat galak dan menyeramkan. Anjing itu selalu menggonggong ketika gadis itu lewat di depannya. Dia membuat gadis ini begitu ketakutan biarpun pemiliknya sudah meyakinkan bahwa anjing ini tidak akan menggigit karena dia hanya ingin melindungi pemiliknya. Suatu hari, pemilik anjing ini meninggal dunia. Gadis ini menyaksikan kesetiaan anjing hitam itu kepada pemiliknya. Anjing itu terus mengikuti mayat majikannya.

Setiap hari, anjing ini tidak mau makan dan terlihat seperti ingin menyusul pemiliknya saja. Hati gadis ini tersentuh melihat kondisi anjing itu sehingga dia memberanikan diri untuk memberinya makanan. Beberapa kali dia mencoba, anjing itu menolak makanan yang diberikan oleh dirinya. Hingga suatu saat, anjing hitam ini menyerah dan mempercayai gadis yang telah berbaik hati kepadanya. Ini mungkin cinta baginya dan memberinya harapan lain untuk hidup dan dia menyerahkan hidupnya untuk gadis itu.

Sekarang anjing ini dirawat dengan baik oleh sang gadis. Dia mempunyai kalung nama juga, namanya, Olieng. Kemanapun gadis ini pergi dia akan mengikutinya. Dengan setia dia menunggu gadis itu pulang dari sekolah dan menemaninya berjalan hingga rumah. Olieng pun pernah menyelamatkan rumah yang hampir terbakar. Semua dia lakukan demi manusia yang telah menyelamatkan nyawanya. Namun, kebahagiaan mereka terpaksa harus terhenti ketika gadis itu menemukan Olieng terluka parah saat sedang menunggu gadis itu.

Gadis itu berusaha mencari bantuan ke dokter hewan namun praktek dokternya sudah tutup. Dia tidak dapat melakukan apapun untuk menyelamatkan nyawa Olieng. Tangisan histeris gadis itu mengantar kepergian Olieng untuk selamanya. Olieng begitu berarti bagi hidup gadis itu, kepergian Olieng menimbulkan penyesalan kepada gadis itu karena dia tidak dapat berbuat apa-apa ketika Olieng terluka. Hingga akhirnya dia memutuskan menjadi dokter hewan, menjadi penyelamat bagi hewan lainnya. Olieng menjadi inspirasi bagi gadis ini untuk meraih mimpinya.

Ketika banyak orang yang tersesat dalam masa-masa sulit hidupnya, dia menyadari bahwa ini saat yang bagus untuk dijadikan semangat dan inspirasi untuk meraih mimpinya. Hidup mampu menciptakan mimpi. Mimpi mampu menciptakan kehidupan.

Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

Rika Karina Anak Medan Dibunuh Secara Sadis, Dibungkus dan Ditinggalkan di Atas Jok Sepeda Motor


BeritaGoogle.com - Perempuan muda Rika Karina (21) alias Huang Lisya diduga dibunuh secara keji. Jasadnya ditemukan dibuang di pinggir jalan, di sekitar Jalan Karya Rakyat, Gang Melati 1, Kelurahan Sei Agul, Kecamatan Medan Barat, Medan, Rabu (6/6) sekitar pukul 02.00 WIB dinihari.

Mayatnya dilipat-lipat dalam kardus popok bayi, kemudian seperti barang bawaan diikat pada jok sepeda motor. Polisi masih menyelidiki pelakunya.

Kabid Humas Polda Sumut AKBP Tatan Dirsan Atmaja mengatakan setelah sebagian kardus terbuka, polisi melihat adanya bentuk tangan dan kaki dari manusia yang seperti terlipat.


Saat bungkusan tas dibuka, kondisi mayat wanita tanpa identitas, mengenakan tank top berwarna hitam dan celana dalam berwarna merah maroon.

"Polisi langsung membawa mayat ke RS Bhayangkara Medan untuk dilakukan outopsi," kata Tatan, Rabu (6/6).

"Dugaan kita sementara mayat ini korban pembunuhan. Karena di leher korban ada luka tusukan benda tajam serta di tangan kiri mengalami luka cobel seperti akibat benda tajam," ujar Tatan.

Tim gabungan dari Polrestabes Medan, Polsek setempat dan Polda Sumut saat ini masih mencari identitas korban dan menyelidiki kasus pembunuhan tersebut. Ia berharap tersangka pembunuhan ini segera ditangkap.



Rika merupakan putria Sarinah dan Muhammad Sahuri, warga di Jalan Tangguk Bongkar, Gang Ikhlas, Kota Medan .

Penjual martabak bernama Darwis, orang pertama kali menemukan sosok Rika Karina di dalam kardus yang terbungkus lagi dengan plastik.

Jasad Rika Karina saat ditemukan teronggok di tepi jalan dibuang di dalam kardus di Jalan Karya Rakyat Rabu (6/6/2018)
Jasad Rika Karina saat ditemukan teronggok di tepi jalan dibuang di dalam kardus di Jalan Karya Rakyat Rabu (6/6/2018) (TRIBUN MEDAN)
Jasadnya diletakkan di atas sepeda motor Honda Scoopy bernomor plat nomor BK 5875 ABM yang terparkir di Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, Ampera, Sei Agul.

Setelah mendapat informasi adanya penemuan mayat, Kepala Lingkungan IV Sei Agul menyuruh warganya segera menghubungi pihak kepolisian Polsek Medan Barat.

Anggota piket Reskrim Polsek Medan Barat turun ke lokasi. Lalu sesampai di TKP, polisi membuka sebagian bungkusan tersebut.

Belakangan diketahui, sepeda motor itu diduga ditinggalkan pengedaran dalam keadaan mesin mati namun lampunya tetap menyala.

Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian. Saat kardus sedikit dibuka, terlihat bentuk tangan dan kaki manusia.

Ternyata isinya tubuh perempuan berlumur darah yang dibalut plastik, tas, dan dilakban. Pada bagian leher dan tangannya ada luka yang diduga akibat benda tajam.

"Polisi sempat datang ke rumah dan menanyakan apakah benar ini STNK atas nama Toni," kata Robi (31) menirukan mertuanya bernama Faisal, yang juga paman Rika. Robi adalah warga Delitua, sepupu Rika.

Faisal sempat bertanya pada Toni, apakah benar STNK kendaraan itu miliknya. Toni, kerabat Rika, pun mengiyakan dan mengatakan kendaraan memang dibawa Rika Karina untuk transportasi menuju tempat bekerja.

"HP Rika sempat ditelepon dan aktif, tapi saat dihubungi kedua kalinya, HP Rika sudah tidak aktif," kata Robi di RS Bhayangkara Medan.

Saat itu datang ke rumah keluarga, Polisi memberitahukan wanita yang membawa kendaraan tersebut telah meninggal dunia, sambil menunjukkan foto Rika apakah benar korban merupakan yang dimaksud.

"Kami dikasih kabar sekitar jam 04.00 WIB saat polisi kerumah. Baru paginya jam 07.00 WIB jumpai di RS Bhayangkara Medan," urai Robi.

Curigai Pacar

Sarinah, ibunda Rika, mengungkapkan anaknya tersebut adalah sosok yang baik. Rika pun telah memiliki kekasih.

"Bulan April lalu, dia bilang sama saya mau dilamar pacarnya, orang Padang. Tapi, kubilang, 'ya sudah baik-baik ya' itu kubilang sama dia," ucap Sarinah, yang berderai ari mata.

Wanita yang berjilbab warna abu-abu tersebut, mengatakan anaknya akan pulang ke rumah saat malam takbiran nanti.

Terkait apakah pelaku pembunuh Rika sudah dapat atau belum, Robi mengatakan belum mendapat kabar lebih jauh, apakah pelaku sudah ditemukan atau belum.

"Tapi dicurigai orang dekatnya yang membunuh, mungkin pacarnya," ujar Robi.

Lebih lanjut, Robi menjelaskan Rika tidak pernah bercerita sudah mempunyai pacar atau tidak. Karena dia tidak pernah membawa pacar main-main ke rumah.

Robi menceritakan selama ini, Rika lebih banyak menghabiskan waktu tinggal di Marelan. Tepatnya di Komplek Pesona Malibu di Jalan Inspeksi, Pasar I Marelan.

"Kalau yang di Tanjung Morawa itu rumah orangtua kandungnya. Kalau misalnya libur sering juga Rika kesana," kata Robi.

Rika Karina merupakan sosok yang aktif di media sosial. Terakhir dia mengunggah fotonya pada 28 Mei lalu.

Terlihat Rika foto bersama seorang pria yang diketahui sebagai adiknya.

"Selfie sejenak with adek..." tulisnya dalam akun Rika Karina.

Dia tampak bermain di atas loteng rumah dengan adiknya tersebut, Rika tampak mengambil beberapa foto selfie.

Tampak dalam beberapa fotonya, Rika mengenakan hijab dalam bekerja.

Melalui media sosial pada 2 November 2017 silam, Rika Karina pernah membuat status di akun media sosial facebook pribadinya.

Ia menuliskan status... 
Si kawan cakap nya....
Kok gak punya cowok kau Rika???
Gak laku kau ya...
Astaga...
Thu, mulut ular atau mulut buaya sich
Ngomong nya gak bisa di rem dikit..
Asal tau aja ya...bukan nya aku gak laku laku..
Tapi gak sempat aku mau pacaran lagi..
Kau pikir aku hidup makan doank..
Aku kerja woy...gak sempat aku mikirin cowok...
Siang malam aku nyarik uang...

Sumber : medan.tribunnews.com

Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

Adv

 Kumpulan Daftar situs Website Poker Online Terpercaya Indonesia | SitusWebsitePoker.com

Berita Indonesia

Berita Heboh

Sejarah

Kesehatan

Entertainment

Sports

S
Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top