728x90 AdSpace


Latest News
Jumat, 06 Januari 2017

PADA PUKUL 15.00. Kebenaran Ahok Mulai Terkuak !! YANG MERASA PENDUKUNG AHOK AYO KASIH LIKE DAN KOMENT


BERITA TERBARU - Halo Pembaca Seword yang budiman, hari ini Selasa pertama di tahun 2017 digelar sidang perkara penistaan agama dengan terdakwa Ahok. Tahapan ini sudah memasuki pemanggilan saksi-saksi dari Jaksa Penuntut umum.

Penulis sempat putus asa dengan tertutupnya akses informasi akan sidang tersebut. Selain tidak bisa diliput oleh stasiun televisi,secara kebetulan tidak ada satupun rekan penulis yang berhasil masuk ke dalam ruang persidangan.

Namun ternyata dari pihak Tim Advokasi Bhinneka Tunggal Ika Basuki Tjahaya Purnama telah me-release agenda pemeriksaan saksi-saksi.
Seperti kita ketahui saksi-saksi dalam persidangan ini adalah pengembangan keterangan para saksi di waktu penyidikan Kepolisian dalam pemberkasan Berita Acara Pidana.Hal ini mutlak diperlukan dalam tahapan pembuktian dalam persidangan.

Mungkin ketika di BAP oleh Kepolisian, para saksi ini memberikan keterangan sebatas menjawab pertanyaan tanpa tekanan apapun. Mungkin cuma saling berargumen dengan pihak penyidik. Sehingga rawan akan pemutar balikan fakta dan rawan kebohongan.
Namun dalam suatu persidangan para saksi ini akan memberikan kesaksiannya dibawah sumpah berdasarkan keyakinannya akan Kitab Suci masing-masing. Dan perlu kita ketahui bahwa kali ini kebanyakan saksi-saksi yang dipanggil adalah dari pihak pelapor.

Para pelapor akan kasus Penistaan Agama ini kebanyakan dari ormas-ormas Islam, sehingga saksi-saksi pelapor kebanyakan diambil dari elit-elit ormas ini.

Berhubung para saksi dari pihak pelapor yang menamakan dirinya sebagai pembela Islam,maka penulis merasa aman dan percaya akan ke-shahih-an keterangan saksi. Masa seorang tokoh elit ormas Islam akan berbohong,begitulah kura kura.

Salah satu saksi yang akan kita soroti bersama adalah saksi bernama GusJoy Setiawan.
Nama Gusjoy Setiawan ini dikenal sebagai kader Partai Demokrat dengan menduduki beberapa jabatan penting pada partai berlambang mercy itu.

Selain pernah menjabat sebagai Sekertaris Umum Badan Pemenangan Pemilu Partai Demokrat Jawa Timur, dia juga pernah menjadi Ketua Perserikatan Pemuda Demokrat.
Dia juga menjadi Presiden Koalisi Advokasi Rakyat, yaitu gabungan dari beberapa advokat. Penulis kurang menguasai Anggaran Dasar Rumah Tangga dari Koalisi Advokasi Rakyat ini tentang pasal yang mengatur unsur pimpinan, apakah harus seorang advokat atau orang seperti Gusjoy ini yang berhak memimpinnya sebagai Presiden KAR (Koalisi Advokasi Rakyat) ini.
Dan pada tanggal 30 september silam,bersama-sama dengan beberapa aktifis LSM, Koalisi Advokasi Rakyat ini mendeklarasikan dukungannya dengan paslon nomor satu AHY-Silvi.
Entah itu hanya suatu kebetulan atau memang direncanakan sebelumnya bahwa dapat disimpulkan bila seorang Gusjoy ini mempunyai kedekatan dengan pihak-pihak pengusung atau pendukung paslon AHY.

Kekhawatiran penulis selama ini tentang kebenaran akan adanya politisasi kasus penistaan agama Ahok seakan-akan mulai terbuka sedikit demi sedikit. Hanya saja kebenaran ini apabila benar adanya akan terasa pahit sekali.
Dimana kondisi negara ini sedang gencarnya mengerahkan segala kekuatan dan sumber daya bangsa untuk bangkit dari keterpurukan ekonomi global dan berjuang mensejajarkan diri sebagai bangsa yang dapat berdiri sejajar dengan negara-negara maju.
Tetapi harus terkendala dengan menyalurkan sebagian enerji nya untuk berkonsentrasi mengurusi permasalahan politisasi kasus hukum yang mempunyai efek merusak yang sangat dahsyat.
Bukan hanya kerugian material dalam jumlah ratusan milyard untuk mengongkosi pengawalan keamanan aksi-aksi demo penuntasan kasus penistaan agama, juga kerusakan mental, moral dan toleransi beragama yang ditimbulkan.
Kembali ke persidangan peradilan pada tahapan keterangan saksi Gusjoy ini, pihak pembela mempunyai kesimpulan bahwa berdasarkan keterangan saksi didapatkan fakta akan sentimen atau ketidaksukaan secara personal terhadap Ahok,yang berakibat pada berkurangnya kejernihan keterangan dan kesaksian saksi pada sidang ini.

Saksi Gusjoy memiliki agenda tersendiri demi kepentingan kelompok/golongan tertentu yang saksi dukung dan memiliki tujuan menjatuhkan terdakwa BTP dengan menggunakan senjata pidato BTP di kepulauan Seribu sehingga sudah mempunyai niatan meng-kriminalisasi.
Selain itu sebagai fakta persidangan juga terdapat rekaman pidato Gusjoy yang bersesuaian di youtube ketika deklarasi dukungan paslon AHY-Silvy,dengan kata-kata provokatif “ Kita akhiri kepemimpinan Ahok yang suka arogan, menggusur rakyat kecil, hanya membela kalangan yang berduit, serta suka berbicara kasar.”
Maka dapat disimpulkan subyektifitas pandangan sentimen Gusjoy terhadap BTP dapat mengaburkan kesaksiannya.

Perlu kita ketahui bersama bahwa seorang saksi dalam memberikan kesaksiannya haruslah berdasarkan pada apa yang dialami dan benar-benar terjadi pada waktu tertentu berdasarkan atas apa yang diketahui atau dilihatnya. Bukan dari kata orang bahkan info dari media.
Jadi bukan berdasarkan asumsi pribadi, sehingga ketika menerima pertanyaan-pertanyaan waktu dimintai kesaksiannya kebanyakan menjawab lupa dan tidak ingat.

Dan yang lebih mengejutkan lagi ternyata dari empat saksi yang memberikan kesaksian kesemuanya tidak ada yang melihat langsung kejadian yang dituduhkan penistaan agama. Dan Cuma berdasrkan atas informasi orang lain dan kemudian melihat video yang diunggah di Youtube yang diduga unggahan tersebut telah dibuatkan komentar sedemikian rupa oleh Buni Yani sehingga mempunyai makna dan arti yang berbeda dengan maksud aslinya.

Dari beberapa fakta persidangan diatas, walaupun ini baru tahapan awal pengumpulan keterangan saksi persidangan namun kita mulai dapat meraba kemana arah persidangan ini. Apakah akan menguak kebenaran Ahok sebagai seorang penista agama atau kebenaran Ahok adalah korban fitnah penistaan agama.

Sekali lagi apabila kebenaran berpihak ke Ahok sebagai korban fitnah penistaan agama bagaimana dengan nasib umat yang di mobilisasi secara besar-besaran pada aksi 411 dan 212, siapa yang akan menanggung dosa fitnahan ini.
Apakah para umat itu atau para mobilisatornya yang kita ketahui kebanyakan terdiri dari Ulama-Ulama terkenal. Bahkan pada sebuah acara ILC di tv One para ulama ini dengan Haqul Yakin menyatakan kasus ini bukan politisasi namun murni penistaan agama.
Semalam seorang mantan Presiden dua periode SBY pun menyatakan hal yang sama pada sebuah wawancara pada stasiun tv tv One.

Akhir kata, terbersit perasaan tidak rela pada penulis apabila semua hal ini benar-benar terjadi pada bangsa ini. Betapa hancurnya peradaban manusia nusantara apabila para pemuka agama dan tokoh bangsa ini berbuat serendah itu demi kekuasaan dan jabatan. Namun di lain sisi kebenaran haruslah ditegakkan karena itu adalah landasan terpenting dalam membangun bangsa.
Demikianlah Kura Kura pendapat saya yang sedang tidak ber Pura Pura meratapi nasib bangsa ini…Wassalam.

BERITA TERBARU DAN TERKINI  BERITA CINTA |  FILM CINTA |  ZODIAK CINTA | CERITA CINTA | DUNIA CINTA | CINTA ROMANTIS | FILM ROMANTIS  di www.nontoncinta.com

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: PADA PUKUL 15.00. Kebenaran Ahok Mulai Terkuak !! YANG MERASA PENDUKUNG AHOK AYO KASIH LIKE DAN KOMENT Rating: 5 Reviewed By: Nonton cinta