728x90 AdSpace


Latest News
Selasa, 03 Januari 2017

Pengakuan pelaku perampokan di Pulomas


BERITA TERBARU  - Ridwan Sitorus alias Marihot Sitorus alias Ius Pane tak berkutik saat polisi menangkapnya. Ahad (1/1/2017) pukul 07.45 itu, Ius Pane sedang berada di pul bus Antar Lintas Sumatera, yang terletak di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara.

Mengetahui Ius Pane --salah satu pelaku penyekapan dan perampokan di rumah Dodi Triono di Pulomas Jakarta Timur-- ada di tempat itu Tim gabungan dari Polrestro Jakarta Timur, Polresta Depok dan Ditkrimum Polda Metro Jaya langsung menciduknya.

"Yang bersangkutan ditangkap saat baru turun dari bus ALS, antar lintas Sumatera, dan baru saja sampai di Medan," kata Kepala Polda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan.

Ia pun langsung diterbangkan dari Medan menuju Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Tiba di Halim, Ius sempat diinterogasi awal petugas. Usai diinterogasi, Ius dihadirkan dalam konferensi pers di Halim itu. Tak disangka di tempat berdirinya Ius terdapat genangan air. "Ius Pane ngompol," kata seorang petugas saat ditanya detikcom.

Tak hanya di luar. Ternyata ia sempat dua kali ngompol. "Itu di dalem (ruangan bandara Halim) dia ngompol, di luar juga ngompol lagi, Padahal cuma ditodong air softgun," ujar Dwi Ronaldo, Petugas Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, seperti dilansir Okezone.com.

Kepala Polda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan menyebut, kaburnya Ius ke Medan untuk bersembunyi. "Hasil interogasi kami tadi menyampaikan yang bersangkutan (Ius Pane) akan bersembunyi di Sumatera Utara dan akan ke tempat saudaranya," kata Iriawan seperti ditulis Kompas.com.

Ius menjadi buron polisi sejak penyekapan dan perampokan di rumah Dodi pada Senin (26/12/2016). Tiga rekan Ius yang menjadi pelaku dalam aksi itu telah berhasil ditangkap polisi beberapa hari setelah peristiwa itu. Ius kabur dari Jakarta menuju Medan sejak Jumat (30/12/2016).

Rencananya, polisi akan membawa Ius ke lokasi penyewaan mobil. Langkah ini dilakukan sebab setelah diinterogasi, Ius menyebut bahwa mobil itu dipergunakan menuju rumah Dodi Triono di Pulomas untuk melancarkan aksi perampokan serta pembunuhan yang mengakibatkan enam orang tewas.

Selain itu, polisi juga akan menggeledah rumah kontrakan Ius di Bekasi, Jawa Barat. Polisi, lanjut dia, juga akan mengumpulkan barang bukti, seperti senjata tajam atau parang dan senjata api.

Ius, kata, Iriawan, punya peran cukup penting setelah Ramlam Butarbutar -pimpinan kelompok yang sudah ditangkap dan ditembak mati Rabu lalu. Dari CCTV yang ada di rumah Dodi, kata Iriawan, terlihat Ius menyeret korban Diona Arika (16) dari lantai dua ke lantai satu. Tak hanya menyeret, Ius juga menjambak dan memukul Diona dengan senjata api.

"Itu kelihatan (di CCTV) dan pembantunya melihat Yus menyeret Diona dari kamarnya di atas sampai bawah," kata Iriawan.

Dalam keterangan yang diungkapkan pelaku kepada penyidik, kata Iriawan, Ius mengaku komplotannya dalam sepekan mereka sudah beraksi di tiga tempat: Purwakarta, Jonggol dan terakhir di Pulomas.

Untuk perampokan Pulomas, mereka berempat berangkat dari Bekasi Senin pukul 08.00. Setibanya di daerah Pulomas, mereka berputar-putar secara acak. "Tiba-tiba ada yang melihat ada orang naik sepeda motor keluar dan kuncinya tidak dikunci. Lalu mereka masuk," ujar Iriawan.

BERITA CINTA |  FILM CINTA |  ZODIAK CINTA | CERITA CINTA | DUNIA CINTA |CINTA ROMANTIS | FILM ROMANTIS  di www.nontoncinta.com
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Pengakuan pelaku perampokan di Pulomas Rating: 5 Reviewed By: Nonton cinta