Bikin Geram! Murid Ini Dihukum Dengan Cara Yang Tidak Pantas Gara-Gara Tak Sengaja Robek Kertas


BERITA TERKINI -  Kembali lagi aksi yang tidak pantas dilakukan oleh seorang guru di sekolah kembali terulang. Kali ini ada 2 orang guru yang menghukum muridnya dengan cara yang tidak pantas yaitu dengan cara mengikat kedua tangan dan menutup matanya. Bocah yang masih duduk di bangku sekolah dasar di Surin, Thailand ini dihukum dan diperlakukan seperti seorang kriminal berat hanya gara-gara tidak sengaja merobek kertas.

Dan berikut penjelasan sang ayah dari bocah tersebut,” Seorang guru mengirimkanku foto dan menceritakan bahwa anakku dihukum oleh gurunya dengan cara menutup matanya dan mengikat kedua tangannya. Kami rasa ada murid lain yang dipukuli tapi kami tidak memiliki fotonya. Hal ini disebabkan hanya karena anak-anak kami tidak sengaja merobek kertas. Guru lain yang menemukan kejadian ini mengatakan bahwa anak-anak menangis dan berteriak memilukan. Rupanya guru yang menghukum anak-anak ini melakukan pengancaman. Sementara anak-anak yang lain tidak bisa melakukan apapun.”

Rupanya Kepala Sekolah malah membela tindakan yang telah dilakukan oleh gurunya tersebut, “Hukuman itu diberikan dengan tujuan untuk memberikan konsentrasi sang murid,” ujarnya.

Tapi aksi seorang guru yang kelewat batas ini akhirnya dilaporkan ke pihak yang berwajib dan sang guru yang telah melakukan aksi kejam ini akhirnya diharuskan membayar Rp. 3 juta sebagai bentuk kompensasi atas perbuatan yang telah dilakukannya itu.

Bagaimana Menurut Kalian?

Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

Labels: Berita Terkini, Slider

Thanks for reading Bikin Geram! Murid Ini Dihukum Dengan Cara Yang Tidak Pantas Gara-Gara Tak Sengaja Robek Kertas. Please share...!

Sports

S

Sejarah

Kesehatan

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top