728x90 AdSpace


Latest News
Rabu, 12 April 2017

INFO LENGKAP!!! Pria Ini Dibayar Rp 500 Ribu Untuk Bunuh Satu Keluarga di Mabar


BERITA TERKINI - Tiga hari pascatragedi berdarah yang menewaskan satu keluarga di Jalan Kayu Putih, Mabar, Medan Deli, Medan, polisi akhirnya membekuk dua terduga pelaku.
Pelaku pembunuhan itu ditangkap di Desa Sei Alam Ulu Dusun II Kecamatan Air Batu, Asahan, Rabu (12/4/2017).

Keduanya masing-masing Andi Syahputra (27) warga Jl Sempurna, Gang Buntu Sekip, Lubukpakam, Deliserdang. Tersangka kedua bernama Irwansyah (33) warga Jl Galang simpang Jl STM Lubukpakam, Deliserdang ditangkap di satu rumah kontrakan di Kampung Tempel, Perbaungan, Serdangbedagai.

Irwansyah, terduga pembantai keluarga Riyanto di Medan. Pria 33 tahun ini ditangkap di Desa Sei Alam Ulu Dusun II Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan

Irwansyah, terduga pembantai keluarga Riyanto di Medan. Pria 33 tahun ini ditangkap di Desa Sei Alam Ulu Dusun II Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan (Tribun-Medan.com/HandOver)
Polisi menduga pembantaian dilakukan oleh tiga orang. Otak dari skenario pembunuhan adalah Andi Lala alias Andi Matalata, yang datang ke rumah korban Ryanto di Jalan Mangaan I Kel. Mabar Kec. Medan Deli Kota Medan, Minggu (9/4/2017) dini hari.

"Kami menduga selain Andi Lala, ada dua orang lainnya yang turut terlibat. Itu terbukti dari mobil rental yang sempat parkir di sekitar rumah korban dan hilangnya sepeda motor korban," jelas Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumut, Kombes Pol Nur Fallah di Medan.
Andi, satu pembunuh satu keluarga yang ditangkap tim gabungan di Asahan. Saat ini, Andi dalam perjalanan ke Polda Sumut, Rabu (12/4/2017)

Andi, satu pembunuh satu keluarga yang ditangkap tim gabungan di Asahan. Saat ini, Andi dalam perjalanan ke Polda Sumut, Rabu (12/4/2017) (Tribun Medan / HO)
Namun, hingga saat ini pelaku utama pembunuhan ini yakni Andi Lala belum diketahui jejaknya.

Mobil rental
Sementara itu, Yanti, keluarga Ucok Gondrong, pemilik mobil rental yang disewa Andi Lala untuk membunuh Riyanto sekeluarga sangat ketakutan saat puluhan personel kepolisian mendatangi kediaman mereka di Gang Masjid-II, Sekip, Lubukpakam, Deliserdang, Senin (10/4) malam.
"Takut kali waktu puluhan polisi datang ke sini. Jujur aja Pak, merinding badan saya. Adek saya tidak salah, cuma sewakan mobil kepada Andi Lala," ujarnya kepada Tribun Medan/www.tribun-medan.com, Selasa (11/4/2017).

Andi Syahputra, terduga pelaku berusia 27 tahun saat diinterogasi polisi. (Tribun-Medan)
Selain itu, katanya, petugas kepolisian datang bersama Lurah Sekip, serta kepala lingkungan. Mereka langsung masuk ke dalam rumah Ucok Gondrong untuk melakukan pemeriksaan.

Setelah beberapa jam menggeledah rumah, petugas kepolisian membawa satu unit mobil Toyota Avanza putih yang direntalkan kepada Andi Lala.

Kemudian, Ucok Gondrong bersama istrinya juga dibawa ke Polda Sumut.
"Pada saat rental mobil yang berikan kunci istri Ucok. Alasan Andi Lala mau jalan-jalan ke Parapat. Namun, Minggu (9/4) sekitar pukul 08.00 WIB Andi Lala pulangkan mobil," katanya.
Sementara itu, Andi Lala, tersangka pembunuhan keluarga Riyanto di rumahnya beberapa hari lalu, dikenal taat.

Tak sedikit warga terkejut mendengar Andi Lala sebagai otak sekaligus eksekutor pembunuh lima anggota keluarga sekaligus di Mabar, Kota Medan, Minggu (9/4/2017), dini hari.
Pasalnya Andi Lala dikenal sebagai sosok yang rajin beribadah. Warga terkejut ketika banyak polisi datang ke rumahnya pada Minggu (9/4/2017) malam.
"Mereka bilang Andi Lala terduga pelaku pembunuhan, makanya saya kaget. Karena Andi rajin ke masjid sekaligus aktif,” ujar Tukino (33), teman sekolah Andi Lala, sekaligus tetangga, saat berbincang-bincang bersama Tribun Medan pada Selasa (10/4/2017) siang.

Andi Lala juga aktif di kampung seperti rutin hadir ke acara pengajian. Bahkan ia selalu menghadiri kegiatan sosial di kampung, sehingga warga kecewa bila benar Andi Lala membunuh.
Tukino yang tinggal satu kampung dengan Andi Lala sengaja datang melihat penggeladahan yang dilakukan personel polri. Ia prihatin sekaligus menyesalkan tindakan temannya tersebut.
Sudah puluhan tahun Tukino bersahabat dengan Andi Lala karena dari kecil selalu bermain bersama. Apalagi, mereka juga teman satu sekolah mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah.
“Saya heran kenapa keji kali, kok tega membunuh orang satu keluarga. Kalau lihat keadaan K (4) rasanya sedih kali. Benar-benar kecewa saya bila benar Andi Lala yang membunuh,” umbar dia.

Pasangan Andi Lala dan Reni Safitri hampir belasan tahun menikah. Mereka dianugerahi seorang anak laki-laki yang masih duduk di bangku kelas V sekolah dasar.

Ibunda Reni Safitri (mertua Andi Lala) tinggal di Seirampah, Serdangbedagai.

Dia juga punya hubungan keluarga alias sepupu Sri Ariyani, istri dari Riyanto (korban pembunuhan).

Banyak warga mendengar kabar Sri Ariyani dengan Reni cekcok masalah harta warisan. Tersiar kabar keluarga Reni meminta bagian dari hasil penjualan tanah ganti rugi pembangunan jalan tol Medan-Tebingtinggi.

"Kalau Andi Lala bekerja sebagai tukang las, sewa tenda untuk orang menikah. Sedangkan istrinya enggak ada kerjaan. Mereka juga dikabarkan sering cekcok," ujarnya.

Tidak hanya itu, Andi Lala merupakan anak bungsu dari empat sekeluarga. Adapun kakaknya paling besar bernama Atik (44), Anto (40), Ila (38) dan Andi Lala.

Sehingga Andi Lala dapat warisan rumah tersebut. Andi Lala tinggal berdekatan dengan orangtuanya serta abang kandungnya, Anto. Kediaman orangtua dan abang kandung Andi Lala tepat di belakang rumahnya.



Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: INFO LENGKAP!!! Pria Ini Dibayar Rp 500 Ribu Untuk Bunuh Satu Keluarga di Mabar Rating: 5 Reviewed By: Nonton cinta