Tragis! Bocah 11 Tahun Ini Dengan "Bangga" Menunjukkan "Benda Hitam" Yang Ia Temukan. Semenit Kemudian, Ibunya Menangis Sambil Memeluk "Badannya Yang Hancur"!














Berita InternationalI - Seteleh perang Ukraina, tentara Rusia mundur dari basis pentingnya ini. Seorang bocah Ukraina berumur 11 tahun, yang bernama Kolya membawa adik dan teman-temannya bermain dekat bekas basis tentara tersebut. Tidak terlalu jauh dari sana, Kolya menemukan beda hitam yang besar, dengan sangat gembira ia mengambilnya dan menunjukkan barang temuannya tersebut pada teman-temannya.

Ibu Kolya mendengar suara ledakan yang begitu besar, ia pun langsung lari keluar rumah, dan menemukan anak-anaknya sedang berlumuran darah, "seperti orang yang dimasukkan ke mesin penggiling daging.", ia pun langsusng segera memeluk adik Kolya, namun adiknya sudah tak bernapas, dan kaki koya hancur terkena ledakan.

Selain adik Kola yang mati di tempat, teman yang lainnya juga terkena luka parah, satu teman Kolya harus kehirangan satu bola matanya, ada juga yang kehilangan bahu sebelah kanan. Dan Kolya adalah korban terparah, dia kehilangan kedua kakinya, tangan kanan dan satu bola matanya tak berfungsi, dagunya pun hancur membentuk lobang besar.


Ternyata, yang di ambil Kolya adalah sebuah 'peluru kendali anti-tank', ini merupakaan senjata saat perang waktu itu, saat Kolya ingin memberikan pada temannya, peluru tersebut tidak sengaja terjatuh, kepala peluru tersebut langsung menghadap ke lantau, dan ledakan besar pun tidak dapat terhindari, 4 anak kecil di sana mengalami luka serius.

Dan keluarga Kolya harus mengurusi pemakaman adiknya, sambil menjaga Kolya di rumah sakit. Biaya medis yang besar pun membuat mereka hampir tidak sanggup, beruntung ada seorang dermawan bernama Elena yang mengetahui kondisi Kolya ini. Elena mengatakan, "saat melihat Kolya, aku tidak bisa tidak menangis, tapi aku harus kuat di hadapannya."


Kecelakaan Kolya ini membuat dia tak mudah udah pulang ke rumah, rasa trauma dan bersalah atas kematian adiknya dan cacatnya teman-temannya selalu membayanginya, tapi Elena selalu menemaninya. Menceritakan banyak kisah atlet penyandang cacat, menggunakan foto untuk menyemangatinya. Elena mengatakan pada Kolya, kecelakaan ini bukanlah kesalahannya, tidak ada yang akan menyalahkan dia.

Dalam bantuan Elena, Kolya sudah berubah dan semakin membaik, melalui pengumpulan dana, Kolya dikirim ke rumah sakit di Kanada untuk menjalankan operasi. Ia juga memakai protesis untuk membantunya berjalan.
Karena Kolya sedang dalam masa puber, dokter pun harus sering-sering mengatur protesisnya. Dia juga menjalani operasi dagu dan matanya, kesehatannya perlahan membaik.


Dalam masa pemulihannya, Kolya juga belajar banyak hal, ia belajar berjalan menggunakan protesis, dan sekarang sedang belajar berenang, lari, bermain sepak bola dan juga menggunakan tangan kanan untuk menulis dan menggambar.

Kisah Kolya sudah tersebar hingga ke seluruh dunia, tak sedikit orang yang menyemangati dan memberikannya permen, baju, mainan. Ada juga yang mengetahui bahwa Kolya bercita-cita menjadi engineer, bahkan mau memberikannya komputer!

Setelah 1 tahun di Kanada, ia banyak berkembang. Dia juga mulai terkenal di sana, bahkan perdana mentri, Justin Trudeau pun pernah menemuinya.

Organisasi kemanusiaan yang dipimpin oleh Elena pun membangunkan satu rumah baru untuk mereka, dari hasil penggalangan dana. Mereka akan pindah, jauh dari tempat kecelakaan terjadi, sehingga Kolya dan keluarganya tak perlu lagi mengingat kenangan pahit tersebut.

Dan Kolya, dalam masa pemulihannya, ia telah membuktikan pada dunia, sebuah hati yang kuat dan tegar dalam menghadapi masa sulitnya.

Terakhir, lihatlah video latihannya berikut ini:
Kolya sangatlah hebat, meski mengalami kepahitan yang besar, ia mampu untuk berdiri kembali! Mari bagikan, agar semakin banyak yang tahu cerita ini!


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak

Labels: Berita International, Slider

Thanks for reading Tragis! Bocah 11 Tahun Ini Dengan "Bangga" Menunjukkan "Benda Hitam" Yang Ia Temukan. Semenit Kemudian, Ibunya Menangis Sambil Memeluk "Badannya Yang Hancur"!. Please share...!

Sports

S

Sejarah

Kesehatan

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top