728x90 AdSpace


Latest News
Selasa, 09 Mei 2017

Duniapun Melihat Toleransi di Indonesia Basi dan Bau Menyengat


BERITA TERKINI -  Akhirnya Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) mendapat vonis hukuman dua tahun penjara atas kasus penodaan agama. Vonis yang dirasa masih kontroversial. Kasus Ahok yang diangkat oleh karena adanya tekanan yang begitu besar dari ormas-ormas aliran keras.

Vonis 2 tahun yang ditetapkan dan disematkan kepada Ahok bukan hanya mengguncang tanah air Indonesia tetapi sampai kepada mancanegara.

Media CNN mengangkat judul “Jakarta governor Ahok found guilty after landmark Indonesian blasphemy trial”. Media ternama AS tersebut menuliskan, Ahok dinyatakan bersalah atas penodaan agama dalam persidangan yang dipandang sebagai tes atas toleransi beragama di Indonesia.

“Politisi Kristen China kontroversial tersebut diadili sejak Desember atas tuduhan bahwa dia menghina Islam selagi berkampanye untuk mempertahankan perannya.

The Guardian memberitakan vonis Ahok dengan mengangkat judul “Jakarta governor Ahok found guilty of blasphemy, jailed for two years”. Media Inggris itu menyebut vonis Ahok sebagai “vonis mengejutkan.”

Kantor berita ternama AFP mengangkat berita ini dengan judul “Jakarta governor Ahok jailed two years for blasphemy”. Begitu pula dengan media-media asing lainnya, seperti media Malaysia, The Star dan media Singapura, Straits Times yang juga mengangkat judul serupa “Jakarta governor Ahok found guilty of blasphemy, sentenced to 2 years’ jail”.

Ahok memang magnet, bukan hanya dalam negeri bahkan sudah sampai keluar negeri. Ahok akhirnya harus merasakan jeruji oleh karena besarnya tekanan orang-orang yang sangat membenci dirinya.

Ketua tim jaksa penuntut umum Ali Mukartono menegaskan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) langsung ditahan usai divonis 2 tahun penjara atas kasus penodaan agama. “Jadi bukan eksekusi, tetapi pelaksanaan penetapan hakim yang ada dalam putusan tadi,” ujar Ali Mukartono

Memang menurut Majelis hakim Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) harus ditahan. Majelis hakim memerintahkan hal itu karena, apabila tidak tercantumkan perintah penahanan, putusan bisa batal demi hukum.



Seluruh orang sangat menantikan putusan hakim pada hari ini. Semua orang berpendapat bahwa kemungkinan besar Ahok pasti akan dibebaskan atau minimal hukumannya tidak akan seberat ini.

Banyak kejanggalan dalam persidangan ini. Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengaku kecewa dengan vonis 2 tahun yang dijatuhkan pada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Djarot menyebut seharusnya vonis Ahok bisa lebih ringan.

“Kalau menurut saya sih sebetulnya harus lebih ringan, kalau melihat fakta-fakta persidangan,” ujar Djarot di Balai Kota.

Vonis dan ditahannya Ahok akhirnya akan membuat kaum sumbu pendek untuk takbir beramai-ramai. Resmi sudah mereka berhasil menjebloskan seorang Ahok kepenjara.


Kesedihan jelas tergambar di raut wajah Veronica Tan. Kesedihan dan kecewa terhadap sistem peradilan dan hukum dinegeri ini. Ahok ditahan bukan karena merampok uang negara ini. Ahok ditahan oleh karena tekanan dan demo berjilid-jilid dari orang-orang sumbu pendek.

Baru kali ini ada seorang pejabat yang masuk ke penjara dan ditangisi oleh warganya. Adakah pejabat lain yang seperti ini diperlakukan warganya ? Jelas terlihat bahwa toleransi di Indonesia sudah basi dan menimbulkan aroma yang tidak sedap.

Vonis Ahok memastikan matinya toleransi di negeri Indonesia. Toleransi yang selalu didengungkan dengan Kebhinekaan. Apakah ini yang namanya Kebhinekaan ? Vonis ini jelas membuat kemunduran alam demokrasi dan hidup saling menghargai di Indonesia.

Fahri Hamzah seperti orang yang empati dengan kasus Ahok. Lihatlah komentar Fahri, “Saya kira kita semua ini sudahlah tutup saja kasus Ahok ini. Terima saja apapun yang terjadi dan sekarang kita kembali ke tempat masing-masing, kita pikirkan supaya situasi penegakan hukum itu kembali normal,” ujar Fahri di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (9/5/2017).


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Duniapun Melihat Toleransi di Indonesia Basi dan Bau Menyengat Rating: 5 Reviewed By: Nonton cinta