Kampung Melayu Dibom Mother of Satan, Ini Kisahnya


BERITA TERKINI - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menjelaskan kronologi aksi teror yang dilakukan Ahmad Syukri dan Ichwan Nurul Salam, keduanya 31 tahun, di Kampung Melayu Rabu (24/5) malam.

"Ledakan pertama kecil, diduga dibawa INS (Ichwan) sehingga dia tewas mengalami luka di bagian belakang. Ini untuk memancing orang datang. Lalu ada ledakan kedua atau secondary blast, bom panci diransel yang dikenakan Ahmad Sukri," kata Tito di RS Polri RS Soekanto Kramat Jati, Jakarta, Jumat (26/5).

Bom kedua dengan daya ledak lebih besar, ini dipersiapkan pelaku menunggu momen orang berkumpul. Saat bom kedua ini meledak, tubuh Ahmad hancur. "Kepalanya terlepas terlempar, sekitar 15-20 meter, sampai ke halte busway. Kacanya pecah. Tubuh lainnya terpisah. Ledakan kedua besar ada shrapnel-nya (benda keras kecil dari logam)," sambung Tito.

Menurut Tito, hal ini untuk menambah penguat efek penghancur bom. Shrapnel yang digunakan termasuk mur, gotri, dan gunting kecil. Ini memberikan efek seperti peluru yang didorong oleh ledakan. Jadi bom Kampung Melayu memberikan efek bakar, efek getar (shock wave), dan menghancurkan akibat gotri, mur, dan gunting kecil. "Makanya kalau terjadi ledakan jangan buru-buru datang ke TKP, karena bisa jadi ada ledakan berikutnya. Ledakan pertama oleh Iwan itu tidak besar," lanjutnya.

Menurut Kapolri, bahan peledaknya memakai Triacetone Triperoxide (TATP), yang merupakan ciri khas kelompok ISIS di Suriah dan Irak karena gampang dibuat dari aseton. "Aseton adalah tiner buat membersihkan kuteks, lalu dicampur bahan lainnya. Ini sangat berbahaya, bahan yang gak stabil. Makanya disebut "The Mother of Satan". Cukup dengan panas atau goncangan dia bisa meledak," tambahnya.

Hal ini berbeda dengan TNT dan dinamit yang harus diledakan dengan detonator. Dengan peristiwa ini, ilmu kelompok mereka diyakini polisi sudah berhasil menggunakan TATP dan menghasilkan ledakan cukup besar.

Namun dalam peristiwa sebelumnya, TATP tak pernah diracik sempurna, baik di Jatim dan Mall Alam Sutra yang hanya sebesar kotak rokok. Adapun ilmu TATP bisa belajar sendiri. TATP masuk kategori high explosives karena mempunyai velocity of detonation atau daya rambat ledakan 5100 - 5300 m per detik.



Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak
Labels: Berita Terkini, Slider

Thanks for reading Kampung Melayu Dibom Mother of Satan, Ini Kisahnya. Please share...!

Sports

S

Sejarah

Kesehatan

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top