728x90 AdSpace


Latest News
Jumat, 26 Mei 2017

Kelar! Polisi Akan Mengusut Aktor Dibalik Teriakan “Bunuh Ahok”


BERITA TERKINI - Video anak kecil sedang melakukan pawai obor dengan meneriakan kalimat ‘bunuh ahok’ memang membuat miris siapapun. Orang tua yang mendengar anaknya teriak bunuh-bunuh harusnya merasa resah. Hanya orang tua yang tolol dan tidak manusiawi jika membiarkan dan bangga mendengar anaknya meneriakan bunuh-bunuh.

Saya yakin Ibu Vero dan anak-anak Ahok pasti sanga sedih jika melihat video tersebut. Siapapun jika masih normal akan nelangsa mendengar teriakan bunuh terhadap anggota keluarga kita meskipun itu keluar dari mulut anak kecil.

Kebencian yang sudah terdoktrin dalam diri anak kecil sangat rawan menumbuhkembangkan paham radikalisme dalam diri anak kecil. Bukan mustahil jika kedepannya mereka akan melakukan hal yang nekat untuk melampiaskan kebenciannya yang sudah mengakar kuat.

Saya yakin ada dalang dibalik teriakkan bunuh Ahok. Mereka tidak mungkin tiba-tiba teriak bunuh Ahok jika tidak ada yang menyuruh atau mengkomandoi. Saya yakin ada orang-orang dewasa yang sudah mengatur ini semua. Mereka tentu dari pihak yang sangat membenci Ahok.

Merespon video tersebut, Polda Metro Jaya akan menyelidiki video anak-anak yang bernyanyi ‘bunuh si Ahok’ saat pawai obor warga menyambut bulan Ramadan di satu kawasan di Jakarta, Rabu (24/5) lalu.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Argo Yuwono mengatakan, polisi akan menyelidiki apakah ada pihak yang menyuruh anak-anak menyerukan kata yang kurang pantas itu.

“Semuanya kami cari untuk mendapatkan itu,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (26/5).

Argo mengatakan pihaknya membuka ruang jika ada warga yang memberikan kesaksian adanya peristiwa itu. Saat ini, kata dia, polisi perlu membuktikan apakah video itu asli atau bukan.

Video itu viral di media sosial dan saat yang bersamaan terjadi  ledakan bom bunuh diri di terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur.

Dalam video itu anak-anak berteriak dan bernyanyi dengan kalimat yang mengandung kekerasan. Mereka menyanyikan: “bunuh, bunuh si Ahok sekarang juga”.

Dalam video yang diambil pada malam hari itu tampak anak-anak dan orang dewasa berpakaian serba putih berpawai membawa bendera dan obor.




Tidak hanya polisi, Koordinator Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI) Ubaid Matraji juga memberikan tanggapan. Beliau mengaku kahwatir benih-benih kebencian yang muncul dari anak-anak akan menjadikan mereka kelompok radikal baru di masa mendatang.

Menurut dia, sejumlah hal yang harus dievaluasi adalah materi Pendidikan Agama Islam (PAI) termasuk kualitas gurunya.  Ubaid mengatakan pihaknya melihat konten agama Islam di sekolah umum relatif masih mengajarkan hal-hal yang intoleran terhadap warga yang berbeda. Sehingga, jelas dia, ada anggapan bahwa ‘saya muslim’ dan ‘anda kafir.’

Menurut Ubaid, anak-anak tersebut dikhawatirkan akan tumbuh dengan memusuhi kelompok yang berbeda dengan dirinya sebagai orang Islam.

“Mereka akan memusuhi yang lain,” kata Ubaid.

Mudah-mudahan dalang dibalik teriakan bunuh-bunuh Ahok dari anak kecil segera terungkap. Perbuatannya sudah sangat berbahaya. Selain menimbulkan ketakutan, dia juga sudah meracuni otak anak kecil yang tak berdosa dengan kebencian kepada Ahok. Saya rasa hal itu bisa dikenakan pasal pidana.

Untuk menanggulangi persoalan tersebut, hendaknya harus ada kesadaran bagi para orang tua serta guru agar jangan sampai memberikan pendidikan kepada anak agar membenci terhadap kelompok lain. Perlu kerjasama juga antara guru dan orang tua agar selalu mengawasi agar anak-anaknya jangan sampai terkena doktrin radikalisme yang bisa saja datang dari orang luar. Tidak sedikit mahasiswa yang terdoktrin paham radikalisme. Kampus-kampus disinyalir menjadi lading subur untuk menumbuhkembangkan paham radikalisme.

Fakta ini juga membuktikan satu hal. Kebencian terhadap Ahok seperti sudah begitu mengakar dan susah dihilangkan. Ahok sudah dipenjara, namun teriakkan bunuh-bunuh Ahok masih saja berkumandang. Saya menduga kebencian mereka kepada Ahok bukan karena dituduh menodai agama.

Kebencian mereka kepada Ahok karena Ahok non-muslim dan etnis China namun kemudian menguasai Jakarta. Hal ini yang membuat sebagian kelompok islam garis keras tidak terima. Apalagi sudah tertanam kuat dalam ideologi mereka bahwa pemimpin harus muslim. Beberapa paham keagamaan juga ada yang ekstrim dengan mengajarkan kebencian kepada umat agama lain. Tak peduli sebaik apapun dia, asal dia non-muslim maka dia kafir dan harus dibenci. Begitulah pemahaman sebagian umat Islam.

Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Kelar! Polisi Akan Mengusut Aktor Dibalik Teriakan “Bunuh Ahok” Rating: 5 Reviewed By: Nonton cinta