Ternyata Selama Ini Kita Dibohongi Saat Beli 7 Jenis Makanan Ini?


Berita Heboh - Tidak semua produsen jujur dengan konsumen. Terkadang, saat membeli produk di toko, konsumen bahkan tidak tahu pasti apa saja bahan pembuatnya. Berikut produk yang kebenaran bahan pembuatnya tidak diberitahukan secara gamblang.



1. Makanan Kaleng


Pada label produk kalengan biasanya Anda dapat menemukan berat total bahan dalam huruf besar, dan sedikit di bawahnya adalah bobot produk yang dikeringkan. Dalam produksi dan pengemasan makanan kaleng, sedikit penyimpangan dari berat bersih (berbeda untuk setiap produk) diperbolehkan. Dan penyimpangan ini sering menunjukkan angka yang lebih kecil.

2. Kopi Instan

Apapun yang mereka katakan dalam iklan, kopi instan tidak bisa 100 persen alami kopi. Ya, kopi instan terbuat dari kacang alam yang digiling dan diolah dengan air panas. Kemudian mereka berubah menjadi bubuk (kopi instan), butiran (butiran), atau beku dan dikeringkan (dikeringkan beku). Namun sebagai akibat dari proses ini, kopi kehilangan sebagian besar rasa dan aromanya. Kekurangan ini dikoreksi dengan bantuan perasa.

3. Ice Tea


Ice tea terbuat dari ekstrak teh yang dimasak, dikeringkan, dan diubah menjadi bubuk. Setelah itu diangkut dan kemudian dibuat dengan air.
Karena itu gelas yang diberi ice tea mengandung kurang dari 1 persen teh itu sendiri, dan sisanya adalah gula, air, dan perasa.
Jika keterangan komposisi tidak mengandung kata ekstrak teh, artinya ice tea hanya berisi air biasa yang dibuat mirip teh dengan bantuan berbagai perasa.
Ice tea tidak mengandung daun segar dan biji teh alami - produsen menggunakan perasa (yang kadang tidak selalu alami).

4. Mentega

Tidak semuanya yang ada tulisan mentega benar-benar mentega. Komposisi mentega alami sederhana yaitu susu utuh dan krim. Jika ramuan ini tidak tercantum dalam kemasannya, kemungkinan itu adalah margarin. Mentega sebenarnya tidak pernah hancur dan tidak menempel pada pisau jika baru diambil dari lemari es.

5. Makanan Beku


Saat menjual makanan beku, berat bersih produk sangat penting. Oleh karena itu, untuk menaikkan harga, beberapa produsen menambahkan air ke kemasannya sebanyak sampai 50 persen dari berat aslinya.
Dalam beberapa kasus, selain air, kemasannya bisa mengandung bagian tak termakan lainnya. Akibatnya, konsumen hanya mendapatkan 25-35 persen dari produk bersih.

6. Air Kemasan

Kebanyakan air kemasan yang kita beli adalah air keran siap minum. Apapun mereknya, karena telah melalui berbagai tahap pembersihan, jumlah elemen yang berguna dalam air tersebut berkurang menjadi nol.

7. Cokelat dengan Kacang


Salah satu rayuan manis produsen cokelat adalah 'banyak taburan kacangnya'. Padahal, kenyataannya cokelat hanya mengandung 3-5 kacang. Tentu saja kacang tersebut bisa saja dari jenis yang rendah kualitasnya. Konsumen tak mungkin tahu perbedaannya, tapi harganya tetap saja 2-3 kali lebih mahal.


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak
Labels: Berita Heboh, Slider

Thanks for reading Ternyata Selama Ini Kita Dibohongi Saat Beli 7 Jenis Makanan Ini?. Please share...!

Sports

S

Sejarah

Kesehatan

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top