'Semua Sama di Mata Hukum, Termasuk Rizieq Shihab'


BERITA GOOGLE - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Mochmad Iriawan menyatakan bahwa penegak hukum di Indonesia menerapkan azas equality before the law alias semua orang sama di depan hukum, tak terkecuali ulama.

Pernyataan itu disampaikan oleh Iriawan menanggapi tudingan yang menyebut kepolisian telah mengkriminalisasi Rizieq Shihab --pentolah Front Pembela Islam yang diagungkan sebagai imam besar oleh pengikutnya.

Iriawan menegaskan, status ulama yang disandang oleh Rizieq tak lantas membuat kepolisian melepas pengusutan atas kasus dugaan percakapan berkonten pornografi bersama Firza Husein.

"Masih banyak ulama-ulama yang gak ada masalah. Nah ini (Rizieq) masalah. Equality before the law, semua sama di mata hukum. Apakah oknum ulama bersalah tidak dihukum? Tidak boleh dong," kata Iriawan di Polda Metro Jaya,  Jakarta,  Kamis (8/6).

Iriawan memastikan kasus yang kini menyeret nama Rizieq bukanlah rekayasa. Polisi dalam kasus ini telah mengumpulkan keterangan dari saksi ahli dan kesaksian pendukung.

"Tidak ada kriminalisasi. Bagaimana ya... saksi ahli itu ada 26, saksi ada 50-an, mau kriminalisasi bagaimana," kata Iriawan.

Di sisi lain, Iriawan juga mempertanyakan beredarnya poster digital berisi ajakan pengerahan massa di media sosial yang diduga agar  Rizieq mendapatkan dukungan di tanah air.
Iriawan menilai apa yang disampaikan dalam poster itu adalah perbuatan yang memalukan.

"Buat apa (bekingi)? Jangan, malu. Orang pidananya ada, jangan ya, malu," ujarnya. 

Polisi telah menetapkan Rizieq Shihab sebagai tersangka kasus dugaan percakapan berkonten mesum.  dinilai melanggar Pasal 4 ayat (1) junto Pasal 29 dan atau Pasal 6 junto Pasal 32 dan atau Pasal 9 junto Pasal 34 Undang Undang RI Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. 
Dalam kasus ini Kejaksaan Agung telah menggelar ekspsose atau gelar perkara untuk berkas perkara Firza Husein. 

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum) Noor Rachmad menyatakan berkas perkara Firza masih belum lengkap baik dari segi formil maupun materil. 

Jaksa peneliti dari Kejati DKI akan mengirimkan surat keterangan berkas belum lengkap (P19) ke penyidik terlebih dulu. Setelah itu penyidik diberi waktu selama dua pekan untuk melengkapinya.



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional, Olahraga Hingga Gosip Artis

Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak
Labels: Berita Terkini, Slider

Thanks for reading 'Semua Sama di Mata Hukum, Termasuk Rizieq Shihab'. Please share...!

Sports

S

Sejarah

Kesehatan

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top