Listrik di Kupang Padam 13 Jam Per Bulan, Jakarta Cuma 2 Jam


BERITA GOOGLEPenyediaan listrik yang andal dan berkualitas masih menjadi persoalan di Indonesia. Demikian kesimpulan hasil pemantauan kualitas listrik PLN oleh Institute for Essential Services Reform (IESR), melalui project Electricity Supply Monitoring Initiative (ESMI). 

ESMI menggunakan alat portable Electricity Supply Monitor (ESM) yang dipasang dan dihubungkan ke saluran listrik di rumah pelanggan. ESM akan merekam tegangan setiap menitnya serta frekuensi dan durasi listrik padam yang terjadi. 

Sejauh ini ESMI di Indonesia telah dilakukan di 28 lokasi yang tersebar di 4 provinsi. Di Jabodetabek, ESMI mengambil sample di 18 titik, misalnya di Setiabudi, Plumpang, Semper, Pekayon, Buaran, Rawamangun, dan sebagainya. Sedangkan di Kupang, ESMI mengambil sample di 10 titik pemukiman. Pengambilan data berlangsung sejak Agustus 2016 sampai sekarang.

Hasilnya, analisa data ESMI menunjukkan, durasi listrik padam di wilayah Jabodetabek adalah 2 jam 9 menit per bulan. Sedangkan di Kupang, rata-rata pemadaman listrik jauh lebih tinggi, yaitu mencapai 13 jam 9 menit per bulan. 

Dibandingkan dengan Tingkat Mutu Pelayanan (TMP) yang ditetapkan PLN pada 2017, pemadaman di Kupang sudah lebih besar dari TMP. TMP Rayon Kupang sebesar 10 jam/bulan, jadi angka gangguan lebih lama 3 jam per bulan dibanding TMP. Sedangkan di Jabodetabek, lama gangguan lebih kecil dibanding TMP yang sebesar 5 jam per bulan. Hasil pemantauan ESMI ini dapat dilihat selengkapnya di https://pantaulistrikmu.id.

Terkait dengan masih seringnya pemadaman listrik di daerah-daerah seperti Kupang, Kepala Divisi Niaga PLN, Benny Marbun, menyatakan pihaknya terus berupaya melakukan perbaikan. 

Perbaikan-perbaikan tersebut misalnya dengan menambah pembangkit listrik, membangun jaringan listrik baru agar pasokan andal, melakukan perawatan serta perbaikan jaringan.

"Dari waktu ke waktu PLN melakukan upaya perbaikan. Misalnya untuk kecukupan pasokan listrik di seluruh Indonesia ada program 35.000 MW," kata Benny saat ditemui dalam diskusi di Tjikini Lima, Jakarta, Selasa (25/7/2017).

Dengan adanya program 35.000 MW dan upaya-upaya lainnya, Benny mengklaim, sekarang sudah hampir tidak ada lagi daerah di Indonesia yang kekurangan pasokan listrik.

Pemadaman, katanya, umumnya terjadi karena gangguan pada jaringan, pemeliharaan pembangkit listrik, dan sebagainya. Untuk daerah seperti Kupang yang jaringannya hanya 1 jalur misalnya, listrik akan langsung padam begitu ada pohon tumbang hingga mengganggu jaringan distribusi listrik. 

Ada juga yang listriknya sudah mencukupi tapi cadangannya kecil, sehingga ketika ada satu pembangkit sedang pemeliharaan langsung ada pemadaman, misalnya di Sumatera Utara. 

"Sekarang hampir di seluruh Indonesia tidak ada pemadaman karena ketidakcukupan pembangkit. Hanya saja pemadaman masih terjadi karena pemerliharaan pembangkit. 2017 ini daerah-daerah yang tadinya merah karena langganan padam sudah hijau semua," pungkasnya.



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional, Olahraga Hingga Gosip Artis


Labels: Berita Terkini, Slider

Thanks for reading Listrik di Kupang Padam 13 Jam Per Bulan, Jakarta Cuma 2 Jam. Please share...!

Sports

S

Sejarah

Kesehatan

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top