728x90 AdSpace

Latest News
Minggu, 09 Juli 2017

Mengenal Sobat 'Gila' Bill Gates yang Kecipratan Rp 377 Triliun


BERITA GOOGLESteve Ballmer adalah sosok unik yang sejak lama jadi orang kepercayaan Bill Gates, sang pendiri Microsoft. Sejak Januari 2000, Ballmer menakhodai Microsoft menggantikan Gates. Sebuah kepercayaan yang tidak sembarangan mengingat Microsoft adalah perusahaan software terbesar di dunia.

Karena satu dan lain hal, Ballmer mundur dari possi CEO pada Februari 2014, digantikan oleh Satya Nadella. Steve Ballmer kemudian masih menduduki posisi di dewan direksi Microsoft. Tapi akhirnya, dia memutuskan keluar sepenuhnya dari Microsoft dan berkonsentrasi pada aktivitas lain. 

Bagaimana riwayat hidup lelaki pandai yang lulusan Harvard ini dan mengapa dia disebut sebagai CEO paling 'gila'? Simak berikut ini yang disarikan BeritaGoogle.com dari berbagai sumber.

Pintar Sejak Kecil

Steve Anthony Ballmer, lahir tanggal 24 Maret 1956 di Detroit, Amerika Serikat. Ayahnya imigran asal Swiss dan ibunya warga AS keturunan Yahudi. Sang bapak bekerja sebagai manajer di perusahaan mobil terkenal, Ford. Sejak kecil, Ballmer sudah dikenal bocah aktif dan pintar.

Dengan nilai matematikanya yang sempurna, Ballmer akhirnya diterima di Harvard University, salah satu universitas paling bergengsi di dunia.

Ballmer adalah anak yang dikenal sangat antusias. Dia aktif dalam kegiatan olahraga football Amerika saat kuliah. Dia juga aktif di koran kampus The Harvard Crimson. Antusiasme Ballmer memang tampak jelas kala dia berbicara di atas panggung hingga terlihat seperti orang gila. 

Saat kuliah di Harvard University itulah, Ballmer bertemu pertama kali dengan Bill Gates. Pasalnya mereka tinggal di kamar asrama yang berdekatan.

Bill Gates sendiri memilih drop out untuk merintis kerajaan bisnis Microsoft bersama Paul Allen. Sedangkan Ballmer lulus pada tahun 1977 dari jurusan matematika.

Setelah lulus, Ballmer bekerja sebagai marketing di perusahaan Procter & Gamble. Dia kemudian memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Graduate School of Business di Stanford University.

Suatu ketika, dia berkunjung ke rumah Gates dan bertanya kalau-kalau ada tawaran kerja di Microsoft. Gates pun menawarinya pekerjaan full time yang langsung disanggupi Ballmer.

Jadi Pegawai Microsoft

Pada tahun 1980, Ballmer resmi menjadi pegawai Microsoft. Dia menjadi pegawai ke-30 dengan jabatan pertama sebagai manajer bisnis.
Mengenal Sobat 'Gila' Bill Gates yang Kecipratan Rp 377 TriliunSteve Ballmer. Foto: Getty Images

Pada awal masa kerjanya, dia ditawari gaji USD 50 ribu dan persentase saham Microsoft sebesar 8%. Sesuatu yang membuat pendiri Microsoft lainnya, Paul Allen, protes dan menganggap Ballmer dianakemaskan. Allen merasa tersingkirkan oleh Ballmer dan akhirnya keluar dari Microsoft.

Memang Ballmer semakin menjadi orang kepercayaan Bill Gates. Perjalanan karinya cukup cepat dan Ballmer mengepalai berbagai divisi penting di Microsoft.

Selain cerdas, Ballmer dikenal pula sebagai sosok yang loyal. Sampai-sampai dia masih menggunakan mobil Ford karena ayahnya pernah bekerja di sana.

"Loyalitas adalah kekuatan nomor satu Ballmer. Jika Ballmer adalah teman Anda, dia akan menjadi teman yang terbaik. Loyalitasnya adalah alasan mengapa dia masih mengemudi mobil Ford, ayahnya bekerja di sana," kata Fredic Alan Maxwell, penulis biografi Steve Ballmer.

Menggantikan Bill Gates

Pada Januari 2000, Ballmer ditunjuk memimpin Microsoft dengan jabatan CEO, menggantikan Bill Gates. Di bawah masa kepemimpiannya, Microsoft mengalami pasang surut. Windows Vista, misalnya, dipandang sebagai produk terburuk yang dirilis Microsoft pada masa Ballmer.

Namun Ballmer menebusnya dengan kesuksesan Windows 7.Ia juga sukses membuat konsol game Xbox menjadi yang terlaris di industri, meskipun sempat kewalahan menghadapi PlayStation 3

Dia pun termasuk manusia terkaya di dunia. Jumlah hartanya saat ini di kisaran USD 28,1 miliar atau sekitar Rp 377 triliun. Ballmer dikenal dengan perawakannya yang tinggi besar dan sifat yang penuh antusiasme. Tidak seperti bos besar perusahaan lain, ia tidak segan-segan bertingkah gila.

Salah satu kegilaannya yang paling terkenal adalah saat meloncat-loncat di depan para developer Microsoft. Dalam berbagai video di YouTube, tampak Ballmer melompat-lompat seperti orang gila.

Ballmer juga senang berkompetisi. Dan ia tidak segan-segan mengejek para lawannya. Termasuk menilai iPhone tidak akan berjaya, meski pendapatnya itu akhirnya salah.

"Tidak ada kesempatan sama sekali iPhone akan mendapatkan pangsa pasar yang signifikan. Sama sekali tidak ada kesempatan," katanya pada masa peluncuran iPhone awal di tahun 2007. Pendapatnya itu terbukti salah dan Microsoft begitu kelimpungan melawan iPhone.

Tahun 2014, Ballmer memutuskan Microsoft membeli Nokia dan memimpikan perusahaannya jaya di pasar smartphone. Waktu itu, Bill Gates menentang pembelian Nokia. Terbukti kemudian, pembelian itu gagal total dan membuat Nokia terpuruk di industri smartphone.

Bagaimanapun, Ballmer punya banyak jasa dan Microsoft adalah bagian sangat penting di hidupnya. Saat memutuskan meninggalkan Microsoft, Ballmer sempat menangis. "Anda bekerja untuk perusahaan terbesar di dunia!," teriak Balmmer dengan mata berkaca-kaca di hadapan seluruh karyawan, pada pidato perpisahannya.

Mengenai hubungannya dengan Bill, Ballmer mengakui sempat ada masalah terkait Nokia. "Microsoft adalah yang mengikat kami. Kami mulai sebagai teman, namun semuanya menjadi agak rumit di Microsoft. Sejak aku pergi (dari Microsoft-red), kami agak jauh," tambahnya.



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional, Olahraga Hingga Gosip Artis


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Mengenal Sobat 'Gila' Bill Gates yang Kecipratan Rp 377 Triliun Rating: 5 Reviewed By: BG