Warga Medan Wajib SHARE !!! Incar Keturunan Tionghoa, Kompleks Asia Mega Mas Jadi Target Teroris


BERITA GOOGLE - Tersangka teroris, yang menyerang Mapolda Sumut di Medan, Syawaludin Pakpahan (43) dan kelompoknya, mengincar tiga markas polisi dan tiga markas tentara sebagai sasaran aksi teror.

Tujuan mereka adalah merebut senjata yang ada di markas-markas tersebut.

Detail lokasi yang diincar Syawaluddin Pakpahan (SP) dan kelompoknya tersebut diungkapkan Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Penmas) Polri Brigjen Rikwanto.Fakta tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan sementara terhadap SP dan dua anggota kelompoknya, yakni Firmansyah Putra Yudi (FPY), dan Hendri Pratama (HP) alias Boboy.

Lokasi-lokasi yang disurvei SP dan kelompoknya, seluruhnya berada di Kota Medan dan sekitarnya.

Rinciannya adalah Markas Polda Sumatera Utara, Markas Komando Brimob Polda Sumut, Markas Polsek Tanjungmorawa, Markas Kodam Bukit Barisan, Markas Yon Zipur, dan Kompleks Asia Megamas Medan.

“Tujuan dari seluruh aksi penyerangan di kantor polisi dan TNI adalah membunuh dan merampas senjata api petugas,” ungkap Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (30/6/2017).

Hanya Kompleks Asia Megamas Medan, yang mereka incar bukan karena alasan merebut senjata api. Kompleks tersebut dipetakan karena SP dan kelompoknya mengincar warga keturunan Tionghoa. “Kelompok ini adalah simpatisan JAD (Jamaah Anshar Daulah),” ujar Rikwanto.

Rencana menebar teror di Kota Medan, digagas SP sepulang dari Suriah. “Jadi, sepulang dari Suriah, SP merekrut beberapa tetangganya, sesama pedagang kecil, yakni AR, FP dan HP,” ujar Rikwanto.

SP meminta ketiga orang tersebut mengikuti jejaknya. Mereka juga diminta kesediannya untuk berjihad. Tugas awal bagi tiga rekrutan baru itu adalah memetakan lokasi-lokasi yang akan dijadikan sasaran teror, selain Markas Polda Sumut.

Rikwanto juga menjelaskan, SP pergi ke Suriah pada 2013. Sebelumnya, sekitar 2004, SP mempelajari aliran-aliran radikal lewat internet.

Setelah sekitar sembilan tahun mengenal aliran radikal, SP mendapatkan motivasi yang kuat untuk hijrah dan berjihad di Suriah.

Menurut Rikwanto, ketika hendak berangkat ke Suriah, SP meminjam uang ke bank.

Bahkan, dia menjadikan istrinya sebagai jaminan.

“Dia pinjam uang ke bank sebanyak Rp 20 juta untuk pergi ke Suriah,” katanya.

Setelah enam bulan berada di negara yang tengah diamuk perang tersebut, SP pulang ke Indonesia. “Dia lalu menularkan paham radikal kepada kelompoknya yang beranggotakan AR, FP, dan HP,” ujar Rikwanto.

SP dan dua rekannya FP dan HP adalah terduga teroris pelaku penyerangan Markas Polda Sumut, Minggu lalu.

Penyerangan itu menewaskan Ipda (Anumerta) Martua Sigalingging, yang tengah istirahat di dalam pos.

Martua diserang AR (Ardial Ramadhana) yang akhirnya dilumpuhkan menggunakan peluru tajam. AR pun tewas.

Sedangkan SP yang berusaha menyerang Brigadir Erbi Ginting, juga dilumpuhkan menggunakan peluru tajam.

SP mengalami luka tembak pada kaki. Berdasar petunjuk yang didapat di lapangan, polisi kemudian menangkap FP dan HP.

SP beserta FP dan HP kemudian diterbangkan ke Jakarta untuk diperiksa secara mendalam di Markas Brimob di Depok, Jawa Barat.

Rikwanto menyatakan, polisi masih mendalami siapa saja orang-orang yang berhubungan dengan SP selama dia berada di Suriah.

“Dari sisi ideologi, SP sudah sangat kental warna ISIS-nya, dan dia mencoba menjadikan Indonesia sebagai daerah operaisnya. Dia mencoba menyerang pos penjagaan dan mencari senjata,” kata Rikwanto.

Atas perbuatannya, tiga pelaku yang masih hidup, yakni SP, FPY, dan HP dijerat dengan Pasal 6 dan 7 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No 1 tahun 2002 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme atau Pasal 340 KUHP Pidana.



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional, Olahraga Hingga Gosip Artis

Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak
Labels: Berita Terkini, Slider

Thanks for reading Warga Medan Wajib SHARE !!! Incar Keturunan Tionghoa, Kompleks Asia Mega Mas Jadi Target Teroris. Please share...!

Sports

S

Sejarah

Kesehatan

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top