Di Bawah DKI, Sumut Peringkat Ke-2 Tertinggi Penyalahgunaan Narkoba


BERITA GOOGLEBerdasarkan survei Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Puslitkes UI Tahun 2015, Sumatera Utara (Sumut) merupakan peringkat 2 provinsi dengan prevalensi penyalahgunaan narkoba tertinggi di Indonesia setelah Provinsi DKI.

“Kalau dari hasil penelitian itu Sumut prevelansinya nomor dua, karena nomor 1 itu DKI, nomor 3 Samarinda dan nomor 4 itu Riau. Selama ini peredaran narkoba sulit kita hindari, karena produsen narkoba dari luar negeri begitu massif,” ungkap Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Strategi Pertahanan Balitbang Kementerian Pertahanan RI, Laksmana TNI Agus Rustandi saat melakukan kunjungan kerja ke Medan, Senin (14/8/2017).

Laksmana TNI Agus mengatakan, kunjungan kerja yang mereka lakukan ke Sumut ini dalam rangka meneliti darurat narkoba untuk keselamatan bangsa dan keberadaan ISIS di Sumut. “Untuk penelitian darurat narkoba ini, kami juga sudah ke Samarinda, Riau, Batam, Yogyakarga dan Jakarta,” ujar Agus.

Selain itu, Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga pintu masuk narkoba itu sangat banyak. Apalagi 3 perbatasan darat kita berbatasan dengan negara lain, dan 10 perbatasan laut berbatasan dengan 10 negara.

Agus berharap, dengan kehadiran pihaknya ke Sumut sekaligus melakukan diskusi bersama instansi terkait di Sumut, besok (15/8/2017) pihaknya dapat memperoleh data sebagai masukan bagi pembuatan model strategi pencegahan kejahatan narkoba. Sehingga dengan pencegahan efektif akan dapat dilahirkan generasi penerus yang sehat dan dapat mewujudkan keselamatan bangsa. 



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional, Olahraga Hingga Gosip Artis


Labels: Berita Terkini, Slider

Thanks for reading Di Bawah DKI, Sumut Peringkat Ke-2 Tertinggi Penyalahgunaan Narkoba. Please share...!

Sports

S

Sejarah

Kesehatan

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top