728x90 AdSpace


Latest News
Jumat, 04 Agustus 2017

GAWAT! Perubahan Iklim, Pulau Jawa Terancam Tenggelam?


BERITA GOOGLEMenteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) 2017. Adapun tema yang dibahas oleh Bambang mengenai mainstreaming perubahan iklim dalam pembangunan nasional serta peran penting sektor sumber daya alam.

Dalam paparannya, Bambang menjelaskan mengenai cara memitigasi adaptasi perubahan iklim yang sudah ada dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) yakni dengan menurunkan emisi.

"Indonesia sudah komit secara global menurunkan tingkat emisi (karbon) khususnya untuk kita sendiri. Mayoritas penurunan emisi itu ada di bapak ibu Kementerian LHK, karena porsi hutan itu yang relatif besar dibanding sektor lain," ungkapnya di Gedung KLHK, Jakarta, Kamis (3/8/2017).

Menurutnya, peningkatan ketahanan masyarakat atau adaptasi perlu untuk mengantisipasi perubahan iklim. Sehingga yang perlu dilakukan oleh masyarakat adalah meminimalisasi pencemaran udara agar tidak merusak lingkungan. Cara tersebut dilakukan agar masyarakat melakukan adaptasi. Namun ia menilai, adaptasi untuk negara kepulauan seperti Indonesia hal yang cukup serius dan harus dilakukan.

"Satu, pulau-pulau dengan ketinggian air laut yang bertambah akan tenggelam, seperti di Maldives. Apa yang terjadi di Maldives di masa depan akan terjadi juga sebagian kepulauan kita. ini yang harus diantisipasi sekarang. Kedua, yang paling ramai dibicarakan, adalah penurunan dari pantai utara Pulau Jawa. Ini sangat serius, pantai utara Pulau Jawa ini," jelasnya.

Bambang menjelaskan, ketinggian air laut yang bertambah seperti di Pulau Maldives tidak menjadi masalah karena hanya ada resor di sana dan bukan kehidupan penduduk. Sedangkan di Pulau Jawa memiliki banyak penduduk, sehingga akan sangat membahayakan jika emisi tidak dikurangi dan Pulau Jawa bisa tenggelam.

"Pulau Jawa itu bukan kosong, kalau Maldives itu resor dan turis dan pegawai, jadi dampaknya terbatas kalau pulau-pulau tenggelam. Tapi pantai di utara Jawa itu adalah daerah yang padat di Indonesia. Jakarta penduduknya 10 juta. kalau ngomong Jabodetabek 20 juta. Semuanya dekat dengan pantai Utara, kecuali Depok, tapi Tangerang, Bekasi itu dekat sampai Cikarang dekat dengan pantai Utara. Belum lagi kalau kita sering kali dengar banjir," tuturnya.

"Intinya, pantai utara Pulau Jawa itu terancam dan kita tidak bisa berharap ada magic, ada dewa yang bisa membuat pulau Jawa bisa tidak tenggelam terus. Karena ini kondisi geologis, geografis ilmiah," imbuhnya.

Sehingga Bambang mengatakan, yang bisa dilakukan oleh Indonesia saat ini adalah adaptasi kepada masyarakat dan Pemerintah harus bisa melindungi masyarakat. Tapi selain itu, masyarakat juga diharuskan untuk siap dengan perubahan kondisi iklim tersebut.

Sementara itu, dalam konteks kehutanan, Bambang mengatakan yang menjadi penyebab kerusakan iklim atau udara adalah asap pembakaran hutan yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan. Karena asap tersebut membuat kondisi lingkungan rusak dan masyarakat harus siap untuk beradaptasi.

"Masalah asap yang terjadi di Sumatera dan Kalimantan itu bukan sekedar masalah gambut bagaimana memadamkan kebakaran tapi bagaimana menyiapkan masyarakat yang hidup di sana untuk bisa value terhadap lingkungan, value dalam artian tidak merusak lingkungan. Mereka harus tahu daerahnya rawan asap," tukasnya.



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional, Olahraga Hingga Gosip Artis


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: GAWAT! Perubahan Iklim, Pulau Jawa Terancam Tenggelam? Rating: 5 Reviewed By: BG