Pria Tanpa Busana Penerobos Gerbang Istana Depresi karena Usaha Seret


BERITA GOOGLEPria bugil inisial BS (33) yang nekat hendak menerobos pagar Istana Negara diketahui bekerja sebagai pedagang alat-alat terapi di Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Suyudi Ario Seto menjelaskan, berdasarkan pernyataan pihak keluarga, warga Cengkareng, Jakarta Barat itu frustrasi lantaran faktor ekonomi yang menghimpit keluarganya.

"Dari keterangan keluarga, yang bersangkutan stres karena tingginya persaingan dagang," kata Suyudi kepada wartawan, Senin (28/9/2017).

Suyudi melanjutkan, BS kerap mengeluhkan permasalahan tersebut kepada keluarganya seminggu belakangan ini. Selain itu, ia kerap melantur dan berbicara di luar konteks pembicaraan.

"Seminggu terakhir ini mulai curhat terus mengenai hal itu. Alasan yang disampaikan oleh yang bersangkutan ngelantur atau diluar kesadaran. Itu diduga karena stres atau depresi," tuturnya.

Berdasarkan informasi, BS meninggalkan rumahnya  di daerah Cengkareng, Jakarta Barat pada jam sekitar pukul 06.00 WIB. Pria asal Sumatera Utara itu berlari tanpa alasan yang jelas menuju ke arah Istana.

Sesampainya di depan gedung Mahkamah Agung Jalan Medan Merdeka Utara, BS angsung membuka baju dan celananya sampai tak ada sehelai benang pun ditubuhnya.

Ia pun langsung  berlari menuju pagar Istana Negara pada pukul 07.30. Saat diamankan, ia mengaku memasuki kompleks Istana lantaran hendak menikah.

Paspampres yang tengah berjaga, dengan sigap mengamankannya ke Pos Piket Paspampres. Setelah itu BS pun dibawa ke Polsek Gambir untuk dimintai keterangan.



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional, Olahraga Hingga Gosip Artis


Labels: Berita Terkini, Slider

Thanks for reading Pria Tanpa Busana Penerobos Gerbang Istana Depresi karena Usaha Seret. Please share...!

Sports

S

Sejarah

Kesehatan

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top