728x90 AdSpace


Latest News
Jumat, 01 September 2017

Mengenal B61-12, Bom Super Amerika Penggertak Korut


BERITA GOOGLEAmerika Serikat (AS) mengumumkan telah menguji terbang B61-12 yang dikenal sebagai bom super berkemampuan, dalam demonstrasi kekuatan terhadap Korea Utara (Korut). Pengumuman ini disampaikan Administrasi Keamanan Nuklir Nasional (NNSA).

Namun, dalam uji coba di Nevada, bom super itu tidak dilengkapi hulu ledak nuklir. “Bom B61-12, tanpa hulu ledak nuklir, dijatuhkan dari jet tempur F-15E di Tonopah Test Range di Nevada pada tanggal 8 Agustus. Fungsi non-nuklir dan kemampuan pesawatnya untuk mengirimkan senjata,” bunyi pernyataan NNSA.

B61-12 digadang-gadang menjadi pengganti bom gravitasi B61, salah satu pilar utama persenjataan nuklir Angkatan Udara AS. Produksi resmi pertama bom tersebut dijadwalkan dilakukan pada bulan Maret 2020.

B61, yang memasuki layanan pada tahun 1968, berada di bawah program penyuluhan yang dirancang untuk menggantikan komponen yang mengalami penuaan.

”Program penyuluhan kehidupan B61-12 berjalan sesuai jadwal untuk memenuhi persyaratan keamanan nasional,” kata Phil Calbos, yang bertindak sebagai wakil administrator NNSA untuk Program Pertahanan, seperti dilansir Mirror, semalam (30/8/2017). ”Tes kualifikasi penerbangan yang realistis ini memvalidasi desain B61-12 dalam hal kinerja sistem.”

Berikut sekilas spesifikasi bom super Amerika B61-12 yang dites untuk “menggertak” rezim Korut;

Jenis Rudal Terpandu
Berbeda dengan B61, yang merupakan bom gravitasi, B61-12 adalah rudal terpandu. Ini berarti bisa dimuat di jet stealth dan mencapai targetnya dengan akurasi laser.

Kekuatan Ledak
Bom ini bisa memuat 300, 5.000, 10.000 hingga 50.000 ton bahan peledak. Sebagi perbandingan, bom atom "Fat man” yang jatuh di Nagasaki memuat 18.000 ton bahan peledak.

Ukuran
Bom super B61-12 berukuran 3,6 meter dan berat 350kg.

Rencana Produksi Resmi
AS berencana membuat 180 bom B61-12 dan dimulai pada tahun 2020.

Selain pamer bom super, Pentagon juga melakukan tes tembak jatuh rudal balistik di perairan Hawaii. Badan Pertahanan Rudal (MDA) AS pada hari Rabu mengumumkan bahwa tes itu berhasil.

Kapal perang USS John Paul Jones—kapal perusak dengan rudal yang dipandu—berhasil  meluncurkan rudal pencegat SM-6 untuk menembak jatuh target.

Tes ini digelar setelah uji coba dari kapal perang yang sama pada bulan Juni mengalami kegagalan.

”Kami bekerja sama dengan armada untuk mengembangkan kemampuan baru yang penting ini, dan ini merupakan tonggak penting dalam memberi kapal-kapal BMX Aegis kami kemampuan yang ditingkatkan untuk mengalahkan rudal balistik pada terminal mereka,” kata Direktur MDA Letnan Jenderal Sam Greaves dalam sebuah pernyataan.

“Kami akan terus mengembangkan teknologi pertahanan rudal balistik agar tetap berada di depan saat ancaman berkembang,” lanjut Greaves.



BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional, Olahraga Hingga Gosip Artis


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Mengenal B61-12, Bom Super Amerika Penggertak Korut Rating: 5 Reviewed By: BG