728x90 AdSpace


Latest News
Sabtu, 07 Oktober 2017

Bobol NSA, Hacker Rusia Curi Rahasia Siber AS


BERITA GOOGLEPeretas yang didukung pemerintah Rusia mencuri dokumen siber sangat rahasia milik Amerika Serikat (AS) pada tahun 2015 dari National Security Agency (NSA). Pencurian itu terjadi setelah seorang kontraktor memasukkan informasi di komputer di rumahnya.

Seperti dilaporkan oleh The Wall Street Journal, mengutip sumber yang tidak dikenal, pencurian tersebut mencakup informasi mengenai penetrasi jaringan komputer asing dan perlindungan terhadap serangan siber. Aksi ini kemungkinan akan dipandang sebagai salah satu pelanggaran keamanan yang paling signifikan sampai saat ini.

Dalam berita selanjutnya, The Washington Post mengatakan bahwa karyawan tersebut telah bekerja di unit Operasi Akses yang dirancag NSA untuk para hacker elit sebelum dia dipecat pada tahun 2015.

NSA menolak berkomentar, dengan alasan kebijakan agensi tidak pernah berkomentar mengenai masalah afiliasi atau personil.

Jika dikonfirmasi, peretasan tersebut akan menandai yang terbaru dalam serangkaian pelanggaran data rahasia dari badan intelijen rahasia tersebut, termasuk kebocoran data pada program surveilans AS yang rahasia pada tahun 2013 oleh kontraktor Edward Snowden.

Kontraktor lain, Harold Martin, sedang menunggu persidangan atas tuduhan bahwa dia mengambil barang-barang rumah NSA yang dirahasiakan. The Washington Post melaporkan bahwa Martin tidak terlibat dalam kasus yang baru diungkapkan.

Senator AS dari Partai Republik Ben Sasse, anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat, mengatakan dalam sebuah pernyataan yang menanggapi laporan Journal bahwa, jika benar, rinciannya sangat mengkhawatirkan.

"NSA perlu keluar dari pasir dan memecahkan masalah kontraktornya. Rusia adalah musuh yang jelas di dunia maya dan kita tidak mampu menanggung luka yang ditimbulkan sendiri ini," kata Sasse seperti dikutip dari Reuters, Jumat (6/10/2017).

Ketegangan sudah tinggi di Washington setelah AS menuding Rusia menjadikan negara itu sebagai target peretasan, termasuk menargetkan lembaga pemilu dan komputer Partai Demokrat dalam upaya untuk mempengaruhi hasil pemilu presiden pada 2016 lalu yang dimenangkan Donald Trump.

Mengutip sumber yang tidak dikenal, baik WSJ and Washington Post juga melaporkan bahwa kontraktor tersebut menggunakan perangkat lunak antivirus dari Kaspersky Lab yang berbasis di Moskow.  Pemerintah AS telah melarang produk dari perushaan itu jaringan karena curiga mereka membantu Kremlin melakukan spionase.

Departemen Keamanan Dalam Negeri pada 13 September melarang produk Kaspersky di jaringan federal. Senat AS pun telah menyetujui sebuah undang-undang untuk melarang mereka digunakan oleh pemerintah federal, dengan alasan bahwa perusahaan tersebut mungkin merupakan pion Kremlin dan menimbulkan risiko keamanan nasional.

Kaspersky Lab membantah keras tuduhan tersebut.


BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional, Olahraga Hingga Gosip Artis


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: Bobol NSA, Hacker Rusia Curi Rahasia Siber AS Rating: 5 Reviewed By: BG