728x90 AdSpace

Latest News
Senin, 02 Oktober 2017

China Disebut Berniat Singkirkan Kim Jong-un


BERITA GOOGLEKorea Utara (Korut) saat ini dipandang sebagai ancaman besar termasuk oleh sekutunya, China. Beijing pun sedang menggarap sebuah rencana untuk menyingkirkan Kim Jong-un dalam upaya mencegah perang nuklir.

Meskipun aliansi kedua negara sudah berlangsung lama, China semakin lama semakin khawatir terhadap negara tetangganya itu. Ketakutan tumbuh akan terjadinya perang habis-habisan antara Korut dan musuh-musuh Baratnya.

Sebuah perang besar akan berakhir dengan gelombang pengungsi dari Korut ke China. Perang juga memposisikan tentara dan pejabat dari negara adidaya yang menjadi rival mereka, Amerika Serikat (AS), berada di depan pintu mereka.

Beijing pun diklaim tengah mencari perubahan kepemimpinan di Pyongyang untuk membantu "meredakan krisis saat ini". Media China, Daily Star Online mengungkapkan bahwa China tengah mempertimbangkan cara-cara untuk membunuh Kim Jong-un dan menggantinya, mungkin oleh anggota keluarganya.

Profesor Malcolm Chalmers, pakar pertahanan dari Royal United Services Institute (RUSI), mengatakan kepada Daily Star Online bahwa rezim Korut akan berubah.

"China telah berusaha untuk menemukan anggota keluarga Kim yang lain untuk menggantikannya - yang tentu saja membuat dia marah. China lebih tertarik pada perubahan personil daripada perubahan rezim," kata Chalmers seperti dikutip dari Daily Express, Minggu (1/10/2017).

Komunis China secara tradisional adalah sekutu terdekat Korut, namun uji coba rudal nuklir dan balistik yang dilanjutkan Kim telah menguji kesabaran Beijing.

Chalmers menambahkan bahwa China lebih memilih pemimpin yang lebih tunduk pada kepentingan China, terutama pada file nuklir. Tapi dia bahkan mengakui bahwa menyingkirkan Kim mungkin tidak akan mengarah pada denuklirisasi total Korut. 

"Sulit bagi seorang pemimpin Korea Utara untuk sepenuhnya tunduk ke China," katanya.

Korut dipukul dengan sebuah babak baru sanksi awal bulan ini sebagai hukuman atas uji coba rudal jarak jauh yang berulang-ulang dan dikutuk secara luas.

Sanksi terakhir membatasi impor minyak, gas dan bensin, dengan langkah-langkah sebelumnya melarang Korut mengekspor sebagian sumber kas terbesarnya, seperti makanan laut dan timbal.

Sebagai tanggapan, Korut mencap hukuman "tindakan kriminal brutal" oleh AS. 

"Jumlah kerusakan yang besar akibat sanksi ini terhadap perkembangan negara kita dan penghidupan rakyat berada di luar perhitungan siapa pun," kata media pemerintah Korut.

"Ini adalah mimpi bodoh untuk berharap sanksi bisa bekerja di DPRK. Sanksi tersebut telah gagal menghentikannya menjadi negara dengan senjata nuklir penuh dan membuat kemajuan pesat dalam membangun kekuatan ekonomi selama lebih dari setengah abad," demikian tulisan media pemerintah Korut itu.




BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Internasional, Olahraga Hingga Gosip Artis


  • Blogger Comments
  • Facebook Comments
Item Reviewed: China Disebut Berniat Singkirkan Kim Jong-un Rating: 5 Reviewed By: BG