Ironis!! Satpam 50 Tahun Sakit Kepala Parah, Setibanya di Rumah Sakit Sudah Kristis, Dokter Berkata Satu hal Merugikan!



BERITA GOOGLE - Sakit kepala adalah gelaja klinis umum, banyak orang memilih untuk meminum obat pereda sakit kepala! Tapi mungkin kamu bisa melewatkan kesempatan penyelamatan yang baik………

Kemarin jam 4 subuh Ruang UGD menerima seorang pasien yang didiagnosis  infark serebral. Dia mendapat endoskopi, penyelamatan hemolitik dan memasuki ruang operasi untuk kraniotomi. Namun, semua ini tidak membantu, tidak menunggu meja operasi, tinggalkan saja!

Korban tewas adalah seorang satpam berusia 50 tahun, bernama A Qiang, teman-temannya menjuluki dia "Si Kakak yang Kuat". Kemarin saat diantar ke rumah sakit, bertepatan dengan hari ulang tahunnya yang ke 50.

Banyak orang berpikir kalau pekerjaan satpam sangat santai. Namun, menjadi satpam sering kerja shift malam. Di hari itu tepat di hari ulang tahunnya, "Si Kakak Kuat" selesai kerja shift malam, rencananya ingin istirahat di siang harinya. Di malam hari dia pergi keluar pelan-pelan, hasilnya saat pulang shift malam bukannya istirahat dengan baik malah pergi keluar bersama teman-temannya, siang hari bermain mahjong, istirahat sebentar, malam hari lanjut minum bir merayakan ulang tahunnya. Pulang ke rumah sudah jam 1 subuh.

Kerja shift malam tidak dapat beristirahat dengan baik, minum bir…… saat "Si Kakak Kuat" pulang ke rumah rasanya sudah sangat lelah, sakit kepala, pusing, badan terasa lemas, meskipun sedang merayakan ulang tahun, tapi tidak disangka begitu」tidak bahagia」. "Si Kakak Kuat" pulang ke rumah lalu tidur, dan siapa yang sangka setelah tidur dia tidak bangun lagi.

Pukul 3 subuh, 120 orang mengantar "Si Kakak Kuat" ke rumah sakit, di perjalanan dia sudah sakit kepala parah, muntah, dan muntahnya adalah muntah darah. Dokter yang melihatnya berasumsi mungkin pendarahan serebro vaskular atau infark, pastinya harus segera dioperasi.

Setibanya di rumah sakit, segera dilakukan CT Scan, kesimpulan terakhir dokter adalah infark serebral parah dan harus segera dioperasi.

Usia "Si Kakak Kuat" hanya sampai 50 tahun, hari kedua, beberapa temannya yang mendengar berita kematiannya sangat sedih, sangat menyesal, tapi dia sudah pergi untuk selamanya.

[ Infark selebral merupakan stroke iskemik yang disebabkan oleh aterosklerosis serebrovaskular, pembentukan plak dan stenosis vaskular, diikuti oleh trombosis ruptur plak, nekrosis jaringan otak terganggu dan gangguan fungsi otak. Pembuluh darah besar tersumbat, lebih banyak jaringan otak yang terlibat, sebagian besar infark serebral. ]

Dalam kehidupan banyak orang tidak menganggap serius sakit kepala atau pusing, akhirnya kalau terjadi sesuatu kita tidak bisa merubah hasilnya.
Berikut adalah 12 jenis infark serebral, apakah kamu termasuk di dalamnya?

1. Memiliki keturunan penyakit infark serebral.

2. Hipertensi dan hipotensi.

Hipertensi dapat menyebabkan aterosklerosis, yang menyebabkan cedera endotel vaskular, trombosis, suatu dasar patologis untuk pembentukan infark serebral.

3. Diabetes
Gangguan metabolisme pada penderita diabetes, selain menyebabkan lesi vaskular, namun juga membuat viskositas darah meningkat, yang mudah untuk mempromosikan trombosis, menyebabkan infark serebral.

4. Pasien arteriosklerosis serebral
Berdasarkan arteriosklerosis serebral yang rentan terhadap penyakit serebrovaskular iskemik dan penyakit serebrovaskular hemoragik, arteriosklerosis serebral merupakan faktor risiko yang penting untuk penyakit serebrovaskular.

5. Obesitas
Kelainan endokrin dan metabolisme obesitas, kolesterol darah, peningkatan trigliserida, lipoprotein densitas tinggi dan faktor lainnya. Selain itu, obesitas sering disertai diabetes, hipertensi, penyakit jantung koroner dan penyakit lainnya, inilah faktor risiko stroke.

6. Orang yang kelebihan darah

(Mengacu pada sel darah merah meningkat, hematokrit tinggi)

7. Keadaan Hiperkoagulasi  dan peningkatan lipid darah pada pasien

8. Rendahnya keadaan fibrinolitik
(Mengacu pada fungsinya sendiri untuk mengurangi trombosis)

9. Hyperviscosity
(Mengacu pada fibrinogen, lipid darah, sel darah merah, hiperkoagulabilitas dan penyebab peningkatan viskositas darah pasien lainnya)

Peningkatan viskositas darah akan menyebabkan peningkatan resistensi terhadap aliran darah, sehingga aliran darah melambat, menyebabkan stagnasi aliran darah, berdampak langsung pada suplai darah organ, yang menyebabkan penyakit.

10. Perokok
(10 batang rokok atau lebih setiap hari, lebih dari 10 tahun)
Perokok umumnya memiliki viskositas darah tinggi. Selain itu, menghirup karbon monoksida ke dalam tubuh, dinding arteri bisa rusak, meningkatkan agregasi trombosit, menyebabkan trombosis, menyebabkan infark serebral.

11. Status trombosis
(Mengacu pada serangan iskemik transien atau serangan angina, dll.)

12. Usia tua
Umumnya berusia 45 sampai 70 tahun. Pada lansia, fungsi tubuh berangsur-angsur menurun, dan metabolisme lipid mulai tampak tidak seimbang.

Ketika tubuh muncul gejala berikut, waspada penyakit serebrovaskular, mungkin pendarahan otak atau infark serebral.
1. sakit kepala, pusing;
2. mual, muntah, air liur;
3. Melemahnya satu sisi anggota badan, atau bahkan lumpuh;
4. tidak berbicara dengan jelas, atau bahkan tidak bisa berbicara sama sekali;
5. inkontinensia air besar dan urin;
6. berbagai tingkat gangguan kesadaran, seperti kelesuan, kesadaran melemah sampai koma, atau bahkan koma parah.

Untuk mencegah penyakit selebrovaskular, perhatikan beberapa poin di bawah ini tentang gaya hidup dan makanan yang kita konsumsi :
Pertama , Diet
Kurangi oil, garam, gula, mencegah penyakit metabolik kronik.
Asupan minyak yang disarankan per hari tidak melebihi 25g.
Asupan garam harian yang disarankan tidak melebihi 6g.
Asupan gula harian yang direkomendasikan tidak melebihi 50g.
Pengendalian asupan minyak, garam, gula bisa efektif dalam mencegah hiperlipidemia, hipertensi, diabetes dan penyakit metabolik kronis lainnya

Lebih banyak makan makanan berserat, membantu membersihkan kotoran di badan.
Serat makanan merupakan salah satu dari tujuh jenis nutrisi utama manusia, namun juga memiliki khasiat detoksifikasi, biasanya lebih banyak serat dapat membantu menghilangkan toksin yang terkumpul di dalam tubuh. Terutama karena banyak racun yang bisa menempel pada serat makanan sebelum diserap oleh usus halus dan dikeluarkan melalui kotoran, sehingga mengurangi akumulasi toksin.

Makanan kaya serat adalah beras merah, sayuran, buah-buahan, jamur dan sebagainya.

Banyak eksperimen menunjukkan bahwa asupan omega 3 dalam makanan terlalu kecil, sementara asupan omega 6 berlebihan, ketidakseimbangan antara keduanya akan menyebabkan penyakit vaskular kronis. Minyak goreng harian mengandung omega 6, jadi perlu menambahkan tambahan omega 3.
Studi tersebut menemukan bahwa omega 3 dalam tubuh, dapat diurai secara metabolik menjadi EPA, dapat meningkatkan transportasi lipid darah, metabolisme lemak buruk secara in vitro, dapat menurunkan lipid darah, mengatur tekanan darah, mencegah pembuluh darah Sclerosis, mengurangi penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular.

Cara pelengkap: Konsumsilah 5-10 ml minyak goreng per hari, bisa juga dimakan setelah dicampur dengan yogurt.

Studi menemukan bahwa minyak bunga matahari mengandung sekitar 65% asam linolenat omega-3, yang dapat membersihkan darah, tekanan darah dan penurunan lipid, pencegahan penyakit kardiovaskular dan serebrovaskular, mengatur hipertensi kritis, mencegah diabetes. Bermanfaat bagi orang tua untuk mencegah demensia.

Kedua, Pola Hidup:
Minum banyak air putih, perbanyak minum teh, minum sedikit-sedikit  dan minum lebih lambat, lebih baik bagi penyerapan tubuh.

Pengingat khusus: bangun pagi-pagi dan tidur 1 jam sebelum malam, minum segelas air hangat, dapat membantu mengencerkan darah, menambag cairan tubuh.
Siang hari saat minum : menegukmya sedikit, pelan-pelan, rajin minum, dengan begini air lebih  mudah diserap oleh tubuh.

Olahraga teratur, meningkatkan kebugaran fisik, meningkatkan sirkulasi darah.
Olahraga bisa meningkatkan sirkulasi darah, melancarkan buang air besar. Olahraga teratur, merupakan kebiasaan baik. Oalhraga 3-5 kali seminggu, sesuai keadaan diri sendiri, pilih olahraga yang berbeda, seperti jogging, jalan kaki, bulutangkis, menari dan sebagainya.

Hindari alkohol, dapat mengurangi kerusakan vaskular
Nikotin, tar, karbon monoksida dan bahan lainnya dalam rokok, nikotin dapat membuat orang kecanduan merokok, dapat menyerang vasokonstriksi perifer, detak jantung cepat, tekanan darah dan pernapasan lebih cepat, dan meningkatkan penyakit kardiovaskular seperti hipertensi, stroke. Karbon monoksida dapat menyebabkan berkurangnya oksigen intravaskular, meningkatkan hipoksia otak, meningkatkan risiko penyakit vaskular.
Minum sedang, bisa meningkatkan sirkulasi darah. Namun, jangka panjang, pecandu berat, akan meningkatkan beban pada hati, namun juga menyebabkan penurunan fungsi hati, fungsi hati, jika penurunan fungsi hati, metabolisme lemak, gangguan metabolisme glukosa seperti akan menyebabkan peningkatan lemak intravaskular.

Jangan begadang, jadwalkan jam tidurmu.
Banyak orang tahu bahwa "begadang adalah anugerah!" Jika seseorang bertumpu pada "peraturan detoksifikasi" sendiri, ini akan menyebabkan daftar panjang penyakit kronis di tubuh.
Seperti kata pepatah, "panggil sebelum fajar" mengacu pada pukul 3,4 pagi adalah tingginya kejadian waktu kematian secara mendadak.

Ketiga, pencegahan melalui pemeriksaan fisik
Bagi yang usianya di atas 40 tahun, disarankan setahun sekali melakukan pemeriksaan fisik, terutama pria.
Jika riwayat penyakit serebrovaskular menyarankan pemeriksaan fisik setengah tahun, lakukan pencegahan dengan baik, cegah sebelum terjadi!


BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak
Labels: Berita Terkini, Kesehatan, Slider

Thanks for reading Ironis!! Satpam 50 Tahun Sakit Kepala Parah, Setibanya di Rumah Sakit Sudah Kristis, Dokter Berkata Satu hal Merugikan!. Please share...!

Sports

S

Sejarah

Kesehatan

Histats.com © 2005-2014 Privacy Policy - Terms
Back To Top