• Latest News

    Minggu, 18 Maret 2018

    Bangsawan Malaysia Penganiaya PRT Asal Medan Hanya Dihukum Wajib Berkelakuan Baik




    BeritaGoogle.com - Seorang wanita bergelar Datin (gelar kebangsawanan Melayu) di Mutiara Damansara, Petaling Jaya, Malaysia lolos dari hukuman penjara setelah menyebabkan luka parah pada pelayan asal Medan, Indonesia, Suyanti Sutrisno, dua tahun lalu.

    Perempuan itu, Datin Rozita Mohamad Ali, hanya diwajibkan berperilaku baik selama lima tahun oleh Pengadilan. Sidang mulai digelar pekan lalu.

    Dikutip dari bharian.com.my, Kamis (15/3/2018), Hakim Mohammed Mokhzani Mokhtar memutuskan mengubah dakwaan dari percobaan pembunuhan menjadi menyebabkan luka parah dengan menggunakan senjata berbahaya atau senjata tajam sesuai Pasal 326 KUHP.

    Pengadilan juga memerintahkan terdakwa yang mengaku bersalah itu untuk membayar uang jaminan sebesar RM20.000 atau setara Rp70,3 juta dan seorang penjamin.

    Sebelumnya, ibu rumah tangga tersebut menghadapi ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun karena tuduhan pembunuhan.

    Sebelum proses persidangan dimulai, Rozita mencoba menutup wajahnya dari sorotan jurnalis dan menjadi marah. Ia lalu menginstruksikan asisten untuk menghubungi pengacaranya.




    Dalam penilaiannya, hakim Mohammed Mokhzani mengatakan bahwa kewajiban berperilaku baik untuk terdakwa tidak berarti bahwa wanita tersebut dilepaskan dari hukuman, namun masih terikat ke pengadilan untuk jangka waktu tertentu.

    "Jika terdakwa terlibat dalam kegiatan kriminal, dia mungkin akan dikenai biaya lagi dalam kasus yang sama dan akan dijatuhi hukuman penjara," katanya.

    Rozita telah menyebabkan luka parah pada asisten rumah tangganya, Suyanti Sutrisno, yang pada waktu itu berusia 19 tahun, dengan menggunakan pisau, alat pel, payung, tongkat besi, mainan kucing, dan gantungan baju.

    Tindakan dilakukan di sebuah rumah di Jalan PJU 7/30, Mutiara Damansara, antara pukul 7 pagi sampai 12 siang, 21 Juni 2016.

    Rozita didakwa berdasarkan Bagian 326 KUHP yang memuat hukuman penjara maksimum 20 tahun dan denda.

    Sebelumnya, Wakil Jaksa Penuntut Umum V V Suloshani mengajukan hukuman penjara dengan alasan bahwa kasus tersebut mendapat liputan luas media internasional dan lokal, sementara video rekaman tersebar luas di media sosial.

    "Ini menyebabkan citra negara kita tercemar di mata dunia, selain mempengaruhi hubungan baik antara Indonesia dan Malaysia.

    "Kasus ini juga termasuk di antara sembilan kasus pembantu rumah tangga yang paling tragis di negara ini, dan hanya hukuman penjara yang setimpal bagi perbuatan keji ini," katanya.

    Pengacara, Datuk Rosal Azimin Ahmad, yang mewakili terdakwa, mengajukan permohonan keringanan hukuman atas dasar kemanusiaan dan menyatakan bahwa terdakwa berada di bawah tekanan ekstrim sejak dituntut di pengadilan.

    "Terdakwa benar-benar sadar akan tindakannya dan selalu memberikan kerja sama yang baik kepada polisi," katanya.

    Kasus tersebut meluas di media sosial melalui rekaman video pada 21 Desember yang antara lain menunjukkan Suyanti ditemukan terbaring dalam luka parah di pinggir saluran pembuangan di Mutiara Damansara, oleh seorang satpam.


    Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



    BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


    Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Bangsawan Malaysia Penganiaya PRT Asal Medan Hanya Dihukum Wajib Berkelakuan Baik Rating: 5 Reviewed By: BG
    Scroll to Top