• Latest News

    Rabu, 16 Mei 2018

    Anak Tertua Bomber Sidoarjo Tolak Dokrin Teroris Orangtuanya, Jadi Penyelamat Adiknya


    BeritaGoogle.com - Pada Minggu (13/5/2018), sebuah keluarga terduga teroris "diserang" bomnya sendiri.

    Mereka adalah Anton Febrianto (47), Puspitasari (47), dan keempat anaknya.

    Yaitu HAR (17), AR (15), FP (11) dan GHA (10).


    Beberapa anggota keluarga ini tewas akibat bom milik mereka sendiri di Rusun Wonocolo, Taman, Sidoarjo.

    Kejadian ini terjadi malam hari setelah paginya ada tiga gereja yang dibom bertubi-tubi.

    Ketiga gereja itu juga dibom oleh sebuah keluarga, yaitu keluarga Dita Supriyanto yang tinggal di kawasan Wonorejo, Rungkut, Surabaya.

    Menurut Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Mahfud Arifin, keluarga Anton juga akan bertindak seperti keluarga Dita.

    Mereka diketahui berniat menjadi "pengantin" alias bomber bunuh diri.

    "Mereka itu pelaku, bukan korban," kata Irjen Mahfud Arifin di lokasi kejadian, Senin (14/5/2018) dini hari.

    Sebelum melancarkan aksinya, keluarga Anton Febrianto malah ada yang tewas dan terluka karena bom sendiri.

    Anggota keluarga yang tewas yaitu sang istri, Puspitasari, dan anak keduanya, AR.

    Menurut Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, pada ledakan pertama Anton mengalami luka parah namun masih hidup.

    Namun, karena membahayakan, ia langsung dilumpuhkan oleh pihak kepolisian.

    "Dia dalam keadaan memegang switching, sehingga terpaksa dilumpuhkan," katanya.

    "Jadi, Anton tewas setelah dilumpuhkan petugas yang datang ke lokasi," sambungnya.

    Kapolda Jawa Timur Irjen Machfud Arifin membocorkan cara orangtua mendoktrin anak-anaknya.

    Satu caranya pendoktrinanan dengan mencekoki anak mereka dengan video jihad secara rutin agar membentuk ideologi anak.

    "Orangtua tentu punya peran penting di balik kejadian ini bisa mengajak anak mereka," ujar Irjen Machfud Arifin di Media Center Polda Jatim, Selasa (15/5/2018).

    "Seperti rajin memberikan tontonan video jihad kepada anak-anak untuk membentuk ideologi sejak dini."

    "Cara ini dilakukan oleh semua pelaku, mereka satu jaringan."

    "Dan rutin hadir di pengajian rumah Dita (pelaku bom tiga gereja di Surabaya)."

    Tapi, ternyata salah satu anak pelaku yang diketahui menolak doktrin orangtuanya untuk menjadi teroris.

    Ia adalah HAR, anak tertua Anton.

    HAR menolak doktrin kebohongan orangtuanya yang dilakukan untuk adik-adiknya.

    Yaitu, anak-anak Anton dan Puspitasari diminta untuk mengaku home schooling saat ditanya oleh tetangga.

    Padahal, mereka tak sekolah sama sekali.

    "Faktanya, selama ini anak mereka dipaksa mengaku home schooling padahal tidak bersekolah sama sekali," kata Irjen Machfud Arifin.

    "Usaha ini agar anak mereka tidak berinteraksi dengan orang lain."

    Namun, HAR terang-terangan menolak doktrin orangtuanya dan memilih hidup dengan caranya sendiri.

    Ia memilih untuk tetap bersekolah hingga hidup bersama neneknya.

    "Ada satu anak dewasa yang di Rusun Wonocolo itu menolak ikut ajaran dari orangtuanya," kata Kapolda Jatim.

    "Ia memilih untuk tetap bersekolah dan ikut dengan neneknya," lanjutnya.

    HAR juga menjadi orang yang menolong dua adik bungsunya saat terluka akibat bom orangtuanya.

    Ia melarikan kedua adiknya ke rumah sakit.

    Sedangkan, orangtua HAR dan adik keduanya tewas karena bom sendiri.


    Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



    BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


    Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Anak Tertua Bomber Sidoarjo Tolak Dokrin Teroris Orangtuanya, Jadi Penyelamat Adiknya Rating: 5 Reviewed By: BG
    Scroll to Top