• Latest News

    Senin, 14 Mei 2018

    Saking Dahsyatnya Ledakan, Kepala Pelaku Terbang ke Genteng, Untung Ada Bayu!


    BeritaGoogle.com - Serangan bom di 3 gereja di Surabaya, Jawa Timur, hampir bersamaan.

    Kejadian pertama di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela Jl Ngagel Madya pukul 06.30 WIB, disusul ledakan bom di GKI Jl Diponegoro pukul 07.30 Wib dan kemudian ledakan di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) Jl Arjuno Pukul 07.53 WIB.

     Jumlah korban meninggal dunia akibat ledakan bom di tiga gereja di Surabaya terus bertambah.


    Sebanyak 13 orang dinyatakan tewas dan 41 orang dirawat di berbagai rumah sakit di Surabaya.

    Ada tiga bom yang meledak di tiga gereja Surabaya yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, Gereja Kristen Indonesia Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Arjuna.

    Namun dari tiga titik itu, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera mengatakan peledakan bom di Gereja Santa Maria adalah yang paling dahsyat.

    Saking dahsyatnya, bom yang dipangku dua pelaku yang masih remaja tersebut memiliki daya ledak hingga 200 meter.

    Remaja tersebut merupakan anak dari pelaku di dua titik peledakan bom yang lain.

    "Paling dahsyat itu bom pangku yang di Santa Maria Ngagel karena dampaknya sampai 200 meter," jelas Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera, Minggu (13/5/2018).

    Bahkan usai kejadian, pihak kepolisian menemukan kepala dari pelaku pengeboman tercecer di atas genteng.

    "Saking dahsyatnya, kepala pelakunya saja kita temukan di atas genteng," ujarnya.

    Satu korban meninggal itu diketahui bernama Aloysius Bayu Rendra Wardhana.

    Bayu Rendra adalah koordinator relawan keamanan Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB).

    Sesaat sebelum kejadian Bayu Rendra diketahui mengadang motor yang digunakan teroris untuk masuk ke dalam gereja.

    Saat diadang Bayu itulah teroris itu meledakkan diri. Tubuh Bayu hancur tak bersisa.

    Namun seandainya tak diadang Bayu teroris itu akan meledakkan diri di dalam gereja dan akan menimbulkan banyak korban.

    Ucapan belasungkawa pun mengalir dari netizen untuk Bayu. Bayu disebut-sebut sebagai pahlawan walupun mengorbankan dirinya.

    Ucapan belasungkawa itu itu tampak di akun facebook Bayu.

    Selain sebagai koordinator keamanan gereja, alumnus SMA Katolik St Hendrikus Surabaya ini diketahui berprofesi sebagai fotografer.

    Berikut foto-foto Bayu:

    .
    . ()
    .
    . ()
    .
    . ()
    .
    . ()
    Di Twitter juga beredar sosok  Bayu yang merupakan koordinator relawan keamanan Gereja SMTB meninggal di tempat.

    Unggahan tersebut diunggah pada Minggu (13/5/2018) pada pukul 13.07 WIB

     Dalam unggahan yang pertama kali diunggah oleh akun @_fransiskancis tersebut ditulis keterangan:

    "RIP saudara Bayu. Yang berani menghadang motor terorist, sehingga tidak masuk lebih dekat ke dalam gereja.

    "Semoga kebahagiaannya kekal dan upahmu besar di surgaNYA."

    Dalam kejadian ini memang ada salah satu korban meninggal itu diketahui bernama Aloysius Bayu Rendra Wardhana yang dikatakan menghadang pelaku pemboman.

    Dalam unggahan tangkapan layar tersebut ada sebuah foto seorang pria dengan seorang wanita yang menggendong seorang bayi.

    Pria tersebutlah yang dikatakan sebagai Bayu.

    Dalam pesan selanjutnya dikatakan bahwa Bayu lah yang menghadang motor pelaku pemboman.

    Jika motor tersebut tak dihadang oleh Bayu, mungkin korban di Gereja SMTB akan semakin tambah banyak.

    Namun, akibatnya Bayu harus meninggal dunia karena saat dihadang itulah bom yang dibawa oleh pelaku meledak.

    Padahal Bayu masih memiliki seorang anak yang masih bayi.

    Kemudian dalam lanjutan tweet tersebut, ada status terakhir Bayu sebelum berangkat ke gereja.

    Korban pertama yang teridentifikasi

    Salah satu korban ledakan bom di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Minggu (13/5/2018) yang dirawat di RS Bedah Surabaya, Jl Raya Manyar dinyatakan meninggal dunia.

    Korban atas nama Vincencius Evan, berusia 11 tahun.

    Menurut dr Priyanto Swasono MARS, Direktur RS Bedah Surabaya, menjelaskan, korban meninggal atas nama Vincensius Evans mengalami luka yang cukup parah.

    "Ada luka bakar, luka patah dan luka lainnya," kata dr Priyanto.

    Selanjutnya jenazah Evan dirujuk ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi.

    Selanjutnya adik Evan, atas nama Nathanael, berusia 8 tahun, masih mengalami perawatan dengan kondisinya kritis.

    "Mohon doanya kepada masyarakat semua melalui rekan-rekan media untuk para pasien segera pulih," ujar dr Priyanto.

    Sementara sesaat setelah kejadian, ada sekitar 16 korban ledakan bom yang masuk ke RS Bedah Surabaya.

    Dari jumlah itu, tujuh pasien dirujuk ke beberapa rumah sakit. Antara lain ke RSUD Dr Soetomo, RS Siloam dan RS Ramses (RS Internasional) Nginden.

    Sementara delapan lainnya, masih menjalani perawatan intensif di RS Bedah Surabaya.

    "Empat dalam perawatan stabil, empat lainnya sedang menjalani operasi. Ada karena patah tulang, luka bakar dan kena pecahan serta lainnya," tandas dr Priyanto.

    Puluhan korban luka akibat ledakan ini langsung dilarikan ke berbagai rumah sakit.

    Sejumlah korban luka ledakan Gereja Santa Maria Tak Bercela, Ngagel, Surabaya dilaporkan dilarikan ke Rumah Sakit Bedah Surabaya.

    Adapun daftarnya yakni:

    1. Diah Linawati, (P), 69 tahun

    2. Warsinto, (L), 64 tahun

    3. Desmonda, (P), 20 tahun

    4. Teddy, (L), 65 tahun

    5. Wenny, (P), 47 tahun

    6. Fransiska, (P), 47 tahun

    7. Nathanael, (L), 8 tahun

    8. Sidiq, (L), 65 tahun

    Adapun korban bernama  Vincencius Evan (11) dilaporkan meninggal dunia.

    Selain itu, adapula korban luka yang dirujuk ke rumah sakit lain diantaranya :

    1. Ahmad dirujuk ke RSUD Soetomo

    2. Junaedi dirujuk ke RS Bhayangkara

    3. Ari Setiawan dirujuk ke RSAL Surabaya

    4. Mulyono dirujuk ke RS Premiere

    5. Megasari dirujuk ke RS Siloam

    6. Sutanto dirujuk ke RS Premier

    7. Evelyn dirujuk ke RS Premier.



    Editor: Tariden Turnip

    Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



    BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


    Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, Zodiak
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Saking Dahsyatnya Ledakan, Kepala Pelaku Terbang ke Genteng, Untung Ada Bayu! Rating: 5 Reviewed By: BG
    Scroll to Top