• Latest News

    Sabtu, 18 Agustus 2018

    Dijerat UU Perlidungan Anak, Pemilik ICG Terancam 10 Tahun Penjara


    BeritaGoogle.com - Pemilik Ice Cream Garden (ICG)–Salim Wongso (45) dan istrinya Julia Lim (40)–yang sudah ditetapkan polisi sebagai tersangka sepertinya bakal terancam penjara untuk waktu yang cukup lama. Pasangan suami istri yang kini berstatus tahanan luar, dijerat dengan Undang-undang Perlindungan Anak karena dinilai telah mengeksploitasi anak secara ekonomi.

    Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto SH SIK MSi, dalam keterangannya kepada wartawan saat memaparkan hasil penggerebekan tempat hiburan khusus anak ICG di halaman Polrestabes Medan, Kamis (16/8/2018) sore, mengatakan bahwa polisi menjerat pasangan suami istri itu dengan pasal 88 jo 76 I UU No 35 tahun 2014 tentang Perubahan atas UU RI No 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “Ancamannya 10 tahun penjara,” kata Kombes Pol Dadang.



    Salim Wongso dan Julia Lim juga disebut telah melakukan penyelewengan izin usaha dengan membuka tempat hiburan malam berkedok kafe ice cream. Pasangan suami istri itu menjual beberapa menu makanan di lantai bawah. Namun, dentuman house musik DJ, lampu diskotik bisa dinikmai muda-mudi berusia remaja di lantai 3.

    “Pemilik kafe ini menyediakan musik dan lampu disco serta mengundang seorang DJ bayaran agar tamu datang ke kafe ICG. Ketika masuk, para tamu wajib membayar Rp15 ribu/orang dan mendapat 1 botol air mineral merk Himudo,” beber Kombes Dadang didampingi Kasat Reskrim, AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH. Tak hanya itu, Salim Wongso dan Julia Lim juga mempekerjakan karyawan yang masih belia dan berstatus pelajar. Dua pekerjanya, TBS alias Bayu (17) warga Jalan Sawi No.II, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan dan RA (19) warga Jalan Selamat Ketaren, Desa Medan Estate–yang masih di bawah umur, merupakan korban dalam kasus ini.

    Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dadang Hartanto, saat memaparkan barang bukti. (ist/metro24jam.com) “Jadi, pasal yang menjerat kedua tersangka adalah mengenai mempekerjakan anak di bawah umur,” tegas Dadang. Sementara itu, Salim dan Julia mengaku menyesal saat ditanyai wartawan. “Kami menyesal,” kilahnya. Diakui pasangan suami istri tersebut, bisnis hiburan khusus anak yang dibuat mirip diskotek itu dimulai mereka sekira 4 bulan lalu. Menurut Julia, awalnya mereka hanya menyediakan arena musik saja sejak 4 bulan lalu. Namun, para pengunjung remaja yang datang ternyata sering mencolokkan kabel speaker ke HP-nya.

     “Jadi, kami sediakan sekalian alat musik DJ sekaligus pemainnya,” ungkap Julia. Ternyata, dengan tambahan alat dan renovasi ruangan di lantai 3 gedung itu cukup ampuh menambah pundi-pundi rupiah bagi mereka. Setiap harinya, puluhan remaja ramai berkunjung ke ICG yang buka dari jam 9 hingga jam 1.00 dinihari. “Per hari omsetnya sekitar 2 jutaan. Kalau malam Minggu lebih besar lagi,” aku Salim Wongso. (asn)


    Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



    BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


    Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, ZodiakAgen CasinoDaftar Judi Slot OnlineLink SBOBET 2018
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Dijerat UU Perlidungan Anak, Pemilik ICG Terancam 10 Tahun Penjara Rating: 5 Reviewed By: BG
    Scroll to Top