• Latest News

    Selasa, 14 Agustus 2018

    Diserang 2 Preman Berklewang, 4 Anggota Satpam MMTC Luka-luka, 1 Orang Kritis


    BeritaGoogle.com - Empat orang Satpam Komplek MMTC di Jalan Willem Iskandar, Kelurahan Medan Estate, Kecamatan Medan Tembung terluka, satu di antaranya kritis, akibat diserang 2 kelompok preman, Sabtu (11/8/2018) sekira jam 13.00 Wib. Kejadian itu bermula saat 2 preman hendak keluar dari pintu 2 Komplek MMTC. Seperti biasa, lokasi pintu 2 di komplek itu di tutup pada jam tertentu mulai siang hari.

    Namun, kedua pelaku diketahui berinisial MS dan AS siang itu datang berboncengan menaiki motor Yamaha Mio, hendak keluar melalui pintu 2. Karena sudah beberapa kali terjadi tindak kejahatan di Komplek MMTC tersebut, seorang penjaga merasa curiga dengan gerak-gerik kedua orang itu. Petugas keamanan komplek tersebut kemudian menghentikan laju keduanya dan mengarahkan agar keluar melalui pintu utama. Namun, MS dan AS yang terlihat tak senang coba memaksa agar bisa tetap keluar dari pintu 2.

    Alhasil pertengkaran mulut pun terjadi disebabkan karena tanya jawab antara seorang petugas Satpam dengan kedua pria tersebut. “Ributnya sama kawan kami, tapi kami yang kena serang,” ujar Lambok, salah seorang yang menjadi korban saat ditemui di Polsek Percut Sei Tuan, Sabtu (11/8/2018), sekira jam 21.00 Wib. Menurut Lambok, sebelum shift mereka, temannya mengatakan kepada MS dan AS bahwa mereka tak bisa keluar dari pintu 2 karena sudah ditutup dan menyarankan agar keluar dari pintu 1.

    “Anak mana bang?” tutur Lambok mengulang ucapan teman Satpam-nya tersebut kepada kedua preman itu. Namun, pertanyaan itu dijawab ketus oleh salah seorang terduga pelaku. “Anak Indonesia! Kenapa rupanya kok kau tanya anak mana? Awas kau nanti ya!” imbuh Lambok menirukan ucapan pelaku. Saat itu, kedua orang tersebut langsung pergi sambil menggeber motornya. Tak lama kemudian, jam kerja telah memasuki pergantian shift siang, di antaranya digantikan oleh Yudi, Abdul Rahman, Lambok dan Jaspem, menggantikan Satpam shift pagi. Tak lama kemudian, kedua pelaku kembali datang melalui pintu utama dengan membawa senjata tajam, mencari keberadaan petugas Satpam yang sebelumnya menghalangi mereka untuk keluar dari pintu 2. Namun, karena tak menemukan petugas dimaksud, mereka kembali ke pintu utama dan langsung menyerang empat orang yang bertugas di sana.

    Japem dan Lambok menjadi sasaran pertama yang diserang dan nyaris ditebas klewang. Keduanya terkena sabetan parang di bagian punggung. Beruntung Japem dan Lambok berhasil melarikan diri. Namun tak seberuntung kedua rekannya, Yudi dan Abdul Rahman, terpojok di dalam pos Satpam. Pelaku berambut gondrong kemudian makin kesetanan menyerang keduanya.

    Yudi dan Abdul Rahman yang diserang secara membabi buta, berusaha menangkis saat kepalanya hendak diklewang pria berambut gondrong tersebut. Akibatnya, Abdul Rahman terkena bacokan di lengan kanan. Sedangkan Yudi tak bernasib lebih baik.

    Dia kena 4 bacokan di tubuhnya karena menangkis serangan klewang menggunakan tangan kanannya. Yudi akhirnya tak sanggup lagi melawan setelah tulang lengannya patah. Melihat Yudi temannya terjepit terus diserang pelaku, Lambok tak tinggal diam. Dengan menggunakan bangku besi yang berada di dekat pos Satpam, Lambok balik menyerang.

    Pria berambut gondrong itu akhirnya tersungkur. “Ku pukul pakai bangku yang gondrong itu. Pas dia jatuh, kawannya yang satu lagi datang mau nyerang pakai pisau. Aku nggak pala takut, karena ngak panjangnya pisaunya. Jadi, ku tendang-tendang gitu aja sambil mukuli si gondrong itu, karena mau menyelamatkan kawan aku di dalam. Nyerangnya ganas kali, macam mau motong batang pisang bang,” tutur Lambok. Masih kata Lambok, pria berambut gondrong tersebut berhasil bangkit kembali.

     Selanjutnya kedua pelaku yang disebut bekerja sebagai juru parkir di depan Pos Lantas Polsek Percut Sei Tuan, atau Pajak Bengkok, langsung kabur meninggalkan lokasi. Sementara itu, keempat korban yang mengalami luka cukup serius, langsung dilarikan ke Rumah Sakit Haji Medan, Jalan Willem Iskandar. Hingga saat ini, Yudi masih kritis.

    “Yudi kena di leher, punggung, kepala dan tangan. Yang paling parah tangan kanannya patah, karena mau nangkis klewang. Dengar-dengar pelakunya sudah biasa membacok, keduanya kerja tukang parkir Pajak Bengkok bang,” ungkap Lambok diamini temannya Jaspem. Sementara itu, Abdul Rahman, yang ikut melapor ke Polsek Percut Sei Tuan mengaku mengalami luka pada lengannya.


    Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



    BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


    Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, ZodiakAgen CasinoDaftar Judi Slot OnlineLink SBOBET 2018 Situs DominoQQ online
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Diserang 2 Preman Berklewang, 4 Anggota Satpam MMTC Luka-luka, 1 Orang Kritis Rating: 5 Reviewed By: BG
    Scroll to Top