• Latest News

    Rabu, 08 Agustus 2018

    Viral Video Seorang Pria Tantang Polisi Lakukan Penganiayaan, Ketakutan Lalu Menyerahkan Diri


    BeritaGoogle.com - Beredar video penganiayaan yang dilakukan salah seorang residivis terhadap pria di sebuah perkebunan di Kabupaten Langkat.

    Kini pelaku usai melakukan aksinya, ia menyerahkan diri keponakan berwajib. Sebelumnya, video penganiayaan yang berdurasi 3.18 menit tersebut beredar digrub wartawan.


    Namun pada Minggu (5/8/2018) pelaku yang bernama Sarpono alias Abok (35) warga Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, akhirnya menyerahkan diri.

    Informasi yang dihimpun, korban bernama Yuda Perwira Abdi Pranata alias Mulai (31) warga Jalan Dan V Karya Cipta, Desa Besilam, Langkat, hingga kini mendapat perawatan intensif di RSU Tj Slamet, Batang serangan, Kabupaten Langkat.

    Akibat penganiayaan tersebut, Yuda mengalami luka bacokan pada bagian tubuh, kepala dan juga tangan kanannya karena pendarahan yang serius.

    Penganiyaan tersebut terjadi di depan Pos Security Barak PT LNK di desa Besilam BL Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat pada Kamis (2/8/2018) sekitar pukul 16.30 WIB.

    Istri korban yang bernama Novi, sebelumnya mendapat informasi dari tetangganya karena suaminya telah dianiaya oleh Sarpono dengan senjata tajam.

    Ia pun mendatangi lokasi dan melihat suaminya dalam keadaan kondisi terluka parah dan banyak mengeluarkan darah.

    Abok hanya tertunduk lesu saat diamankan oleh polisi akibat melakukan penganiayaan
    Abok hanya tertunduk lesu saat diamankan oleh polisi akibat melakukan penganiayaan ()
    Novi pun merujuk suaminya ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif.

    Ia membuat laporan ke kantor polisi sektor Stabat dengan bukti laporan polisi nomor, LP/119/VIII/2018/SU/LKT/SEK-STABAT.

    Kapolres Langkat AKBP Dedy Indrianto mengatakan, sudah menerima laporan korban dengan dua orang saksi masing-masing bernama Arbiin (20) dan Susu (35) warga setempat.

    "Jadi pada Minggu (5/8/2018) sekitar pukul 18.00 WIB, pelaku penganiayaan menyerahkan diri kepada Bripka Herdianto didampingi Kades Stungkit Supriadi Usman. Pelaku sudah kami tangkap dan amankan ke Polsek Stabat guna proses hukum yang berlaku, untuk situasi aman terkendali," ujarnya, Selasa (7/8/2018).

    Dari tangan pelaku, polisi berhasil amankan barang bukti satu baju kaos warna coklat hitam merah yang berdarah dan satu buah celana pendek warna biru yang berdarah.

    Sebuah video penganiayaan seorang pria viral di media sosial facebook, Sabtu (4/8/2018).

    Akun facebook atas nama @Fery yang mengunggah video tersebut menjadi perhatian netizen saat sedang menginterogasi dengan senjata tajam.

    Pria yang di dalam video berdurasi  3 menit 18 detik itu tampak tak berbaju dan wajahnya berlumuran darah.

    Ia meminta-minta ampun kepada pria yang pegang senjata tajam tersebut dari dalam parit bersemak di salah satu kawasan perkebunan.

    Pria yang menganiaya tersebut mengaku bernama Abok.

    Kejadian disebutkan di Desa Stungkit, Kacamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

    "Tau kau ini siapa? Ini Abok. Berapa juga kau habiskan hartaku, an**ng. Kau lapor ke Polres siapa imbang kau ini. Ini video kau. Berapa juta kau habiskan harta ku..!  Kereta (sepeda motor) vario dan duit 5 juta aku ke mana?" tanya pria yang pegang senjata tajam tersebut sambil merekamnya.

    Pria yang berlumuran darah tersebut tampak terjatuh, sembari terus minta-minta ampun.

    Bahkan ia sempat melarikan diri ke semak-semak.

    Tapi ia kembali balik arah, setelah diancam oleh pria yang mengaku bernama Abok tersebut.

    "Apa?"

    "Mau pulang kau?"

    "Cari banyak-banyak deking kau."

    "Naik kau ke mari, enggak ku apa-apain pun kau," kata Abok

    Ia dilarang menangkis serangan senjata tajam tersebut.

    Kalau menangkis, bakal dimatikannya.

    "Ampun aku bang," ujar pria malang tersebut.

    "Sekali kau tangkis ku hajar kau. Sudah biasa aku nyayatin orang. Apa yang kau perbuat selama aku di penjara?" tanya Abok.

    "Aku sudah merusak rumah tangga abang. Sudah makan duit abang untuk beli sabu," jawab pria berdarah tersebut.

    "Sudah berapa banyak sabu kau telan dari duitku? Berapa banyak?  Minta ampun kau. Mengemis kau sama aku an**ng," ujar Abok.

    "Ya Alah, ampun aku bang. Ampun aku bang," jawab pria itu lagi dengan mengatup kedua tangannya.

    "Naik kau ke darat. Kau tunggu di pos. Jalan ke sana, ku matikan kau di sini kalau kau tangkis. Cantik kali muka kau, dulu kau ganteng kan, saat aku di penjar," kata Abok.

    "Yang bisa nolongin kau Tuhan, orang lain berat, petugas berat. Kau ingat pisau yang kufotokan dan kukirim sama kau saat aku di penjara kan?" kata Abok lagi.

    "Ampuni aku ya Allah," pinta pria itu.

    "Mau kau imbangi aku...?" tanya Abok.

    Pria itu pun terduduk minta-minta ampun. Wajahnya dilumuri darah yang bercucuran akibat sabetan senjata tajam tersebut.

    "Ya udah, selamat kau," ujar Abok saat terdengar suara perempuang yang memanggil 'abang.., abang..., dari kejauna.

    "Terima kasih bang," ucap pria itu di akhir video.

    Video yang diunggah akun @Fery ini pun sudah ditonton puluhan ribu kali dan ratusan kali dibagikan netizen.

    Berikut caption postingan videonya pada Sabtu (4/8/2018) sore:

    Abok@ menyerah lah kau,,karena POLDA SUMUT sudah mengeluarkan perintah "Tangkap !! Hidup atau Mati" Dan wajahmu sudah tersebar luas di seluruh Jajaran Polres/Polsek Sesumatera Utara maupun di media sosial facebook.

    ~ Cara yang kau lakukan untuk balas dendam itu salah. Karena perbuatan mu itu sudah mengantarkan mu menjadi TARGET OPERASI.

    ~ Dan seluruh personil kepolisian Sumatera Utara siap menampung apabila kau lari ke kota mereka. Gk ada yang preman zaman skrg bos...!!! Hanya SAMPAH yang menyatakan diri dia preman..!!!

    Beberapa jam kemudian, Fery kembali memosting himbauan yang sama kepada pria yang disebut bernama Abok tersebut melalui lamannya.

    Diberitahukan kepada saudara ABOK untuk segera menyerahkan diri ke Polres Langkat. Dikarenakan anda sudah masuk dalam TARGET OPERSI POLDA SUMUT khususnya POLRES LANGKAT . Bisa anda lihat sendiri kan, seluruh petinggi POLDA SUMUT sudah melihat VIDEO anda. Dan saya barusan dapat kabar dari keluarga korban, bahwasanya ditelfon oleh pihak kepolisian KASUS SUDAH DITERIMA OLEH POLRES LANGKAT.

    POLDA SUMUT : TANGKAP DIA HIDUP ATAU MATI...!!!
    ~ Kepada saudara Abok@ Warga Desa stungkit kec. Wampu, Diharapkan segera mungkin untuk menyerahkan diri ke Polres Langkat sebelum pihak kepolisian mengambil tindakan tegas kepada anda..!!
    ~ Anda menantang "Silakan lapor ke polres" bukan hanya polres langkat namun POLDA SUMUT sudah mengeluarkan perintah untuk menangkap anda HIDUP ATAU MATI.
    ~ Sekecil apapun yang terjadi di langkat aku tau..!! Jangan harap bisa lolos dari jeratan hukum.
    ~ Preman di Langkat kau ya...??? Seenak kau nikam anak orang!
    Didalam video kau bilang kepada korban "Silakan bawa becking kau" dan sekarang aku yang bilang "Lebih baik kau menyerah dari pada ditembak ditempat" bos!!!
    zaman skrang gk ada yg preman! Hanya seorang SAMPAH yang mengatakan diri dia preman !!


    Dapatkan Info BERITA GOOGLE Setiap Hari Dengan LIKE PAGE FACEBOOK BERITAGOOGLE



    BeritaGoogle.com - Situs Berita Hari Ini Indonesia, Indeks berita terbaru hari ini dari peristiwa, Kecelakaan, kriminal, hukum, berita unik, Politik, dan liputan khusus di Indonesia dan Gosip Artis


    Bantuan Anda, Berita Heboh, Berita International, Berita Terkini, Berita Unik, Cerita Cinta, Cerita Lucu, Cerita Mengharukan, Entertainment, Film Cinta, Film Lucu, Film Mengharukan, Handphone, Kesehatan, Kuliner, Orang Hilang, Penipuan, Sejarah, Slider, Sports, Tionghoa, Video, ZodiakAgen CasinoDaftar Judi Slot OnlineLink SBOBET 2018
    • Blogger Comments
    • Facebook Comments
    Item Reviewed: Viral Video Seorang Pria Tantang Polisi Lakukan Penganiayaan, Ketakutan Lalu Menyerahkan Diri Rating: 5 Reviewed By: BG
    Scroll to Top